Breaking News:

Perkara Tanah Warisan Lebih Kecil, Pria di Tangerang Ini Nekat Bacok Pamannya Sampai Tewas

Pria berusia 58 tahun tewas setelah dihujani bacokan oleh keponakannya sendiri Desa Lebak Wangi, Kecamatan Timur, Kabupaten Tangerang.

TribunJakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas
ILUSTRASI - Pria berusia 58 tahun tewas setelah dihujani bacokan oleh keponakannya sendiri Desa Lebak Wangi, Kecamatan Timur, Kabupaten Tangerang. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, SEPATAN TIMUR - Pria berusia 58 tahun tewas setelah dihujani bacokan oleh keponakannya sendiri Desa Lebak Wangi, Kecamatan Timur, Kabupaten Tangerang.

Adalah Rusli, yang tewas ditangan keponakannya sendiri berbama Yakub (46) pada Kamis (4/6/2021) tengah malam.

Ujang Susanto seorang saksi mata mengatakan, si keponakan tega membacok pamannya sendiri lantara cekcok soal harta warisan.

"Ini sih setahu saya, Yakub itu tidak terima soalnya jatah tanah warisan orang tuanya lebih kecil dari si pamannya itu. Sudah lama kabarnya," kata Ujang saat dihubungi, Minggu (6/6/2021).

Ia melanjutkan, kejadian pertama kali dipergoki warga sekira pukul 21.00 WIB.

Kala itu, korban sedang asyik makan di kamarnya sambil menonton televisi.

"Nah pas lagi santai, si pelaku ini dateng-dateng bawa golok langsung bacok kepala korban, terus kaki dan tangan," sambung Ujang.

Seketika, Ujang yang juga merupakan keponakan korban, langsung melerai aksi saudaranya itu.

Pelaku pun langsung diamankan warga sekitar dan korban langsung dilarikan ke RSUD Pakuhaji.

Nahas, nyawa Rusli tidak tertolong lagi karena luka yang dideranya cukup parah.

Rusli dinyatakan meninggal dunia sekira pukul 22.00 WIB.

"Sempat diberikan perawatan, dia dijahit di ruang UGD. Tapi paman saya tidak selamat karena banyak keluarkan darah," terang Ujang.

Sementara, Kasubag Humas Polres Metro Tangerang, Kompol Abdul Rachim mengatakan kalau sudah diamankan polisi.

"Sudah, sudah langsung diamankan malam itu juga karena enggak kabur, ada barang bukti juga sudah kita amankan. Pelaku disangkakan pasal penganiayaan," tutup Rachim.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Wahyu Septiana
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved