Breaking News:

Ada Orang Ngaku-ngaku Satgas BNPB Sidak Restoran Milik Anak Wali Kota Bekasi

Kepala Satpol PP Kota Bekasi Abi Hurairah mengatakan, pihaknya sama sekali tidak dilibatkan dalam agenda sidak tersebut.

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Erik Sinaga
Istimewa
Oknum yang mengaku dari Satgas BNPB bernama Ahmad Al-ghozali Ramadhan dan pria pengunggah video kerumunan pengunjung Omma Restaurant Adan Deni saat sidak, Sabtu (5/6/2021). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Omma Restaurant yang beralamat di Jalan Raya Pekayon, Kecamatan Bekasi Selatan sempat di sidak (inspeksi mendadak) oleh oknum yang mengaku Satgas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Sidak dilakukan oleh Ahmad Al-ghozali Ramadhan, dia datang bersama pria bernama Adam Deni, pemilik akun @adngrk yang mengunggah postingan video kerumunan pengunjung di restoran tersebut.

Sidak berlangsung pada Sabtu (5/6/2021), sekira pukul 00.00 WIB, tidak ada pihak berwenang seperti Satpol PP dan kepolisian setempat yang mendampingi.

Kepala Satpol PP Kota Bekasi Abi Hurairah mengatakan, pihaknya sama sekali tidak dilibatkan dalam agenda sidak tersebut.

"Saya juga bingung, kalau seandainya semua diberlakukan begitu. Hal yang bingung buat saya, kami aparatur tidak ada tembusan di sini apalagi kami sebagai Satpol-PP tidak ada tembusan hak tersebut," terang dia.

Baca juga: Portugal Bukan Cuma Cristiano Ronaldo, Ada Sederet Penyerang Mematikan Siap Pertahankan Euro 2020

Padahal, jika yang bersangkutan benar-benar berasal dari BNPB, sudah sepatutnya melakukan koordinasi di tingkat daerah terkait penanganan Covid-19.

"Apakah kami tidak mampu sampai BNPB harus turun begitu, seharusnya kooordinasi dulu ke kami," tegas Abi.

Abi menegaskan, kewenangan sidak, termasuk penindakan pelanggaran prokes Covid-19 di tempat usaha seperti restoran merupakan wewenang aparat.

Baca juga: Jadwal Manga One Piece Chapter 1016, Para Pasukan Kaido Mulai Membelot Dukung Monkey D Luffy

"Tidak ada, kami sampaikan tidak ada (koordinasi). Karna ini kewenangan kami, baik satpol PP, polres, maupun kodim. Kalo terusnya ada pelanggaran pelanggaran tersebut, kami lah yang harus turun," tegasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved