Breaking News:

Kisah Entong Tolo, Robin Hood dari Bekasi di Masa Penjajahan Belanda

Nama Entong Tolo mungkin masih asing bagi sebagian besar masyarakat Bekasi, kisahnya ternyata ditampilkan dalam Museum Bekasi Gedung Juang Tambun

TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Naskah penggalan cerita Entong Tolo yang ditampilkan di dalam Museum Bekasi Gedung Juang Tambun. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, TAMBUN SELATAN - Nama Entong Tolo mungkin masih asing bagi sebagian besar masyarakat Bekasi, kisahnya ternyata ditampilkan dalam Museum Bekasi Gedung Juang Tambun.

Museum Bekasi merupakan destinasi wisata edukasi milik Pemerintah Kabupaten Bekasi, berlokasi di bangunan cagar budaya Gedung Juang Tambun, Jalan Sultan Hasanudin, Tambun Selatan.

Di dalam museum berisi sejarah Bekasi dari jaman pra-sejarah, kerajaan kuno, era penjajahan, kemerdekaan dan Bekasi hingga saat ini.

Dari sekian banyak fase perjalanan Bekasi yang ditampilkan di Museum Bekasi Gedung Juang Tambun, terselip kisah tokoh bernama Entong Tolo.

Dia berdasarkan konten sejarah yang ada di Meseum Bekasi disebutkan, merupakan tokoh bandit atau perampok yang memiliki jiwa sosial tinggi.

Perannya di masa penjajahan mirip tokoh Robin Hood yang terkenal atau bisa disandingkan dengan tokoh Si Pitung, mencuri harta benda orang-orang kaya untuk dibagikan ke fakir miskin.

Entong Tolo dari penuturan sejarah beroperasi di kawasan Bekasi, aksi kejahatannya terjadi pada periode 1904 hingga 1908.

Dia biasanya mencuri harta benda dari para tuan tanah dan orang-orang kaya di Afdeeling Meester Cornelis, sebuah kawasan administratif di era pemerintahan Hindia Belanda yang mencakup Bekasi di dalamnya.

"Entong Tolo memberikan sebagian hasil merampok kepada para petani untuk membayar pajak."

Halaman
12
Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved