Breaking News:

Dishub DKI Tambah 25 Armada Bus Sekolah Selama Uji Coba Belajar Tatap Muka Tahap II

Unit Pengelola Angkutan Sekolah (UPAS) Dinas Perhubungan DKI Jakarta menambah jumlah armadanya dalam layanan antar jemput siswa

TribunJakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas
Bus Sekolah 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Unit Pengelola Angkutan Sekolah (UPAS) Dinas Perhubungan DKI Jakarta menambah jumlah armadanya dalam layanan antar jemput siswa pada uji coba belajar tatap muka tahap II.

Kepala UPAS Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Ali Murthado mengatakan pihaknya menambah sebanyak 25 armada bus pada uji coba belajar tatap muka tahap II yang dimulai Rabu (9/6/2021).

"Untuk PTM (pembelajaran tatap muka) tahap II kita siapkan 75 armada bus sekolah. Sebelumnya pada uji coba belajar tahap I kita kerahkan 50 armada," kata Ali saat dikonfirmasi di Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (8/6/2021).

Armada ini dibagi dalam dua jenis zonasi, yakni untuk antar jemput siswa melayani rute jalan arteri dan jalan lingkungan serta rute jalan nasional sesuai lokasi sekolah yang melakukan uji coba tatap muka.

Penembahan jumlah armada ini menyesuaikan jumlah siswa dari 143 sekolah yang mendapat izin uji coba belajar tatap muka tahap II dari Dinas Pendidikan DKI Jakarta.

"Dalam pengoperasian bus sekolah tetap melaksanakan protokol kesehatan. Mulai dari menyediakan handsanitazer, masker kita siapkan. Kita juga berlakukan phisycal distancing dalam bus," ujarnya.

Ali menuturkan jumlah maksimal penumpang dalam satu bus 50 persen dari kapasitas kursi, prosedur ini diberlakukan sejak layanan antar jemput siswa pada uji coba belajar tatap muka tahap I.

Armada yang digunakan dalam antar jemput siswa pada uji coba belajar tatap muka ini beda dengan armada khusus untuk evakuasi pasien Covid-19 ke RS rujukan dan tempat isolasi khusus.

Baca juga: Mampir ke Tempat Penjualan Tanaman Hias di Tebet, Harga yang Ditawarkan Mulai dari Rp 10 ribuan

Baca juga: Titiek Soeharto Minta Masyarakat Panjatkan Doa untuk Mendiang Ayahnya

"Prioritas sekolah yang dilayani bus sekolah mulai​ jenjang SMP dan SMA sederajat, baik negeri maupun swasta. Kapasitas kursi busnya 23 dan 27 kursi. Tapi hanya diisi setengah kapasitas kursi," tuturnya.

Rute layanan uji coba PTM meliputi wilayah Jakarta Barat,​ Zonasi 3 (Kamal - Kalideres), Rute 18 (Meruya - Ciledug - Joglo) dan Rute 19 (Benhil - Kemanggisan). Kemudian Jakarta Pusat meliputi Zonasi 5 (Pulogadung - Paseban), Rute 1 (Perintis Kemerdekaan - Lapangan Banteng) dan Zonasi 7 (Cikini - Rawamangun).

Wilayah Jakarta Selatan meliputi Rute 6 (Pasar Minggu - Kebayoran), Rute 7 (Pasar Minggu - UI Depok), Rute 11 (Blok M - Ciledug) dan Rute 14 (Blok M - Pondok Labu). Jakarta Timur,​ Zonasi 1 (Pondok Gede - Ranco Pasar Minggu),​ Zonasi 7 (Rawamangun - Cikini), Zonasi 8 (Lubang Buaya - Ranco Pasar Minggu), Rute 3 (TMII - Gandaria Pekayon) dan​ Rute 4 (Perintis Kemerdekaan - Pondok Kopi). Selanjutnya wilayah Jakarta Utara meliputi Zonasi 11(Kapuk - Cideng) dan Zonasi 12 (Rorotan - Rawa Bebek).

Penulis: Bima Putra
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved