Breaking News:

Sisi Lain Metropolitan

Risiko Petugas PPSU saat Bertugas Demi Kebersihan Kota Jakarta: Motor Hilang hingga Nyawa Melayang

Pekerjaan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) atau dikenal pasukan oranye membersihkan kota Jakarta penuh dengan resiko.

Penulis: Satrio Sarwo Trengginas | Editor: Wahyu Septiana
ISTIMEWA
Sepeda motor matic milik Bambang hilang digondol maling. Penampakan motor beat putih yang hilang pada Sabtu (5/6/2021) - Pekerjaan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) atau dikenal pasukan oranye membersihkan kota Jakarta penuh dengan resiko. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Pekerjaan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) atau dikenal pasukan oranye membersihkan kota Jakarta penuh dengan resiko.

Tak jarang, petugas PPSU menjadi korban dari aksi para pelaku kriminal di jalan raya.

TONTON JUGA

Belum lama ini, seorang petugas PPSU Kalibata bernama Bambang Sunaryo (52) kehilangan motor Honda BeAt yang diparkir tak jauh dari dirinya menyapu jalan. 

Pencurian itu terjadi pada Sabtu (5/6/2021) silam sekitar pukul 06.00 WIB di Jalan Warung Buncit Raya dekat Gang Darul Muslimin, Kelurahan Kalibata, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan.

Ia menduga dua orang pemuda yang berada di dekatnya merupakan pelaku kejahatan jalanan itu.

Sepeda motor matic milik Bambang hilang digondol maling. Penampakan motor beat putih yang hilang pada Sabtu (5/6/2021).
Sepeda motor matic milik Bambang hilang digondol maling. Penampakan motor beat putih yang hilang pada Sabtu (5/6/2021). (ISTIMEWA)

Motor satu-satunya itu pun raib dicuri maling

Ia berharap sepeda motornya bisa ditemukan.

Baca juga: Ria Ricis Transfer Ratusan Juta ke Pesantren, Ori Vitrio: Ini Hanya Sebagian Kecil dari Sedekahnya

Baca juga: Puskesmas di Jakarta Timur Mulai Vaksinasi Covid-19 Penyandang Disabillitas

Baca juga: Proses Optimalisasi PPDB Online Rampung, Pengajuan Akun via ppdb.jakarta.go.id Dibuka Kembali

Pasalnya, motor matic putih milik Sunaryo itu satu-satunya untuk mencari nafkah dan mengantar istrinya berobat yang mengidap darah tinggi pascamelahirkan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved