Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Tangerang

101.442 Warga Kota Tangerang Sudah Terima 2 Dosis Vaksin Covid-19

Dinas Kesehatan Kota Tangerang sudah melakukan vaksinasi kepada masyarakat. Ada 101.442 warganya yang sudah divaksin Covid-19 sebanyak dua dosis.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Wahyu Septiana

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Dinas Kesehatan Kota Tangerang sudah melakukan vaksinasi kepada ratusan ribu warganya.

Berdasarkan data yang dihimpun TribunJakarta.com, per Selasa (8/6/2021) sudah ada 155.380 orang yang divaksin Covid-19 dosis pertama.

Lalu ada 101.442 warganya yang sudah divaksin Covid-19 sebanyak dua dosis.

Rinciannya, tenaga kesehatan dengan target sasaran 10.816, yang sudah tervaksinasi 13.570 orang pada dosis satu atau 125,5 persen dan 12.988 orang dosis lengkap atau 120,1 persen.

"Nah, kalau pada kelompok tenaga publik memiliki target 94.939 sasaran. Hingga saat ini, sudah 76.633 orang dosis satu atau 80,7 persen dan 48.336 orang dosis lengkap atau 50,9 persen," jelas Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Liza Puspadewi saat ditemui di ruangannya, Selasa (8/6/2021).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Liza Puspadewi saat ditemuindi kantornya mengenai vaksinasi dan perkembangan Covid-19, Selasa (9/6/2021).
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Liza Puspadewi saat ditemuindi kantornya mengenai vaksinasi dan perkembangan Covid-19, Selasa (9/6/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA)

Kelompok lansia dengan target 117.010 sasaran, sudah 51.487 orang dosis satu atau 44,0 persen dan 40.118 orang dosis lengkap atau 34,3 persen.

"Tercatat untuk vaksin gotong royong di Kota Tangerang sudah 11.912 orang pada dosis satu. Begitu juga dengan kelompok baru yaitu masyarakat rentan seperti ODGJ, disabilitas dan penderita komorbid di Kota Tangerang sudah 1.778 orang tervaksinasi dosis satu," papar Liza.

Baca juga: Asyik Joget Vulgar di TikTok, 3 Siswi SMA Tak Lulus karena Melanggar Aturan Sekolah

Baca juga: PROFIL SKUAD TIMNAS WALES di Euro 2020: Gareth Bale dkk Ingin Ulangi Keajaiban 4 Tahun Lalu

Baca juga: Anak Sering Dikasih Hadiah dari Guru Ngaji, Ibu Syok Ternyata Barang Sogokan untuk Tutupi Aksi Bejat

Ia menjelaskan, pihaknya terus menggencarkan proses vaksinasi Covid-19.

Tidak tanggung-tanggung, Liza mengatakan minimal 500 sasaran vaksinasi perharinya.

"Dalam vaksinasi kini kita gelar setiap hari, dengan rata-rata mencapai 500 dosis setiap harinya. Baik dilakukan secara massal di Puskesmas maupun metode door to door untuk lansia dan masyarakat rentan," kata Liza.

Menurutnya, pada Senin (7/6/2021) Kota Tangerang berhasil memvaksin 643 orang.

Lalu pada Selasa (8/6/2021) Kota Tangerang berhasil melakukan vaksin kepada 533 orang baik dosis satu maupun dosis dua.

"Vaksinasi setiap hari sudah berlangsung sejak dua minggu lalu, dan akan terus berlangsung hingga target sasaran terpenuhi," tutupnya.

Lonjakan kasus Covid-19 di Tangerang

Pemerintah Kota Tangerang menyiapkan sejumlah skema guna mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus Covid-19 pasca-libur panjang beberapa waktu lalu.

Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Buceu Gartina menjelaskan, pihaknya telah menggelar rapat koordinasi secara virtual.

TONTON JUGA

"Dari hasil rapat, ditentukan sejumlah keputusan dan kegiatan yang akan dilakukan oleh jajaran Pemkot Tangerang," kata Buceu kepada TribunJakarta.com, Selasa (8/6/2021).

Menurutnya, saat melakukan Tracing dan Testing di wilayah di Kota Tangerang terdapat beberapa kenaikan kasus Covid-19.

"Kita terus gencarkan testing dan tracing di wilayah-wilayah yang terjadi kenaikan kasus, guna memutus rantai penyebaran Covid-19," kata Buceu.

Varian baru virus corona yang ditemukan di Inggris memiliki mutasi pada bagian receptor-binding domain, yang digunakan virus untuk menginfeksi sel tubuh manusia.
Varian baru virus corona yang ditemukan di Inggris memiliki mutasi pada bagian receptor-binding domain, yang digunakan virus untuk menginfeksi sel tubuh manusia. (GETTY IMAGES via BBC INDONESIA)

"Selain itu, dari hasil rapat yang dilakukan kami juga mengaktifkan kembali Operasi Aman Bersama guna mengingatkan pentingnya protokol kesehatan di masyarakat," sambungnya.

Selain itu, Buceu menuturkan sebagai salah satu langkah antisipasi lonjakan kasus, Dinas Kesehatan Kota Tangerang telah mempersiapkan Rumah Isolasi Terkonsentrasi (RIT).

Baca juga: Niat Mulia Antar Janda Pulang Berakhir Petaka, Pria Ini Diteriaki Maling dan Mobilnya Dirusak Warga

Baca juga: Pelatih Persija Belum Diumumkan, tapi Sosok Ini Sudah Temui Pemain, Apa Kata Bos Macan Kemayoran?

Baca juga: DAFTAR Gaji Penjaga Tahanan Lulusan SMA di Kemenkumham, Cek Juga Sederet Tunjangan Lainnya: Minat?

"Dan selain operasi aman bersama yang akan kami lakukan, Dinas Kesehatan Kota Tangerang telah mempersiapkan RIT sebagai antisipasi apabila terjadi lonjakan kami sudah siap untuk penanganannya," tutur Buceu

Buceu pun mengimbau jika ada masyarakat yang merasa terjadi kontak erat atau merasakan gejala yang mengarah kepada Covid-19, segera lakukan testing ke Puskesmas terdekat.

"Segera lakukan testing Covid-19 apabila bergejala, dan yang paling terpenting tetap menerapkan protokol kesehatan sebagai perlindungan kita bersama," pungkas Buceu.

TONTON JUGA

Dinas Kesehatan Kota Tangerang mencatat adanya kenaikan Bed Occupancy Rate (BOR) atau tingkat keterisian tempat tidur pasien Covid-19 setelah Hari Raya Idulfitri 1442 H.

Berdasarkan data yang dihimpun TribunJakarta.com, setengah dari jumlah total tempat tidur untuk merawat pasien Covid-19 di Kota Tangerang sudah terisi.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Liza Puspadewi menjelaskan, untuk ICU pihaknya menyediakan sebanyak 121 tempat tidur.

"Kalau sekarang, ICU kita keterisiannya sudah 50 persen artinya terisi sekitar 61. Sekarang kan yang dikhawatirkan ICU, karena ICU yang terbatas," kata Liza kepada wartawan, Selasa (8/6/2021).

Baca juga: Niat Mulia Antar Janda Pulang Berakhir Petaka, Pria Ini Diteriaki Maling dan Mobilnya Dirusak Warga

Menurutnya, dari total 61 tersebut, 25 persennya berasal dari luar Kota Tangerang.

Kendati demikian, pihaknya masih menerima untuk merawat pasien Covid-19 dari luar kota karena masih ada slot.

"25 persen dari kasus yang ada di Kota Tangerang bukan mssyarakat Kota Tangerang. Yang dirawat di rumah sakit itu gabungan antara yang suspek dan terkonfirmasi Covid-19," ungkap Liza.

Sementara, jumlah tempat tidur untuk pasien OTG di Kota Tangerang, Liza menyiapkan setidaknya ada 1.244 buah.

Ribuan tempat tidur tersebut tersebar dari tujuh Rumah Isolasi Terkonsentrasi (RIT) ditambah beberapa rumah sakit yang ada di Kota Tangerang.

Rinciannya, RIT Panunggangan Barat dengan 44 tempat tidur, Jurumudi Baru dengan 70 tempat tidur, Gebang Raya dengan 28 tempat tidur.

Kemudian Manis Jaya dengan 40 tempat tidur, Batusari dengan 59 tempat tidur, Sudimara Pinang dengan 53 tempat tidur dan terakhir Rumah Singgah Dinsos dengan 38 tempat tidur. 

"BOR terakhir di angka 53,25 persen. Jadi total bednya itu ada 1.244," sambung Liza.

Ia juga mengatakan kalau lonjakan kasus Covid-19 di Kota Tangerang mulai terasa selepas Hari Raya Idulfitri 1442 H dan mudik Lebaran 2021 kemarin.

Liza Puspadewi menjelaskan, kalau ada kenaikan kasus Covid-19 perharinya sampai 11 persen.

Baca juga: Ramalan Zodiak Keuangan, Rabu 9 Juni 2021: Sagitarius Tekan Pengeluaran, Pisces Meningkat Nih!

"Kalau mau membandingkan harus melihat kasus hariannya. Kasus harian ada kenaikan? Ada. Kasus harian kenaikannya 6-11 persen itu kasus harian ya," ungkapnya.

Padahal, lanjut Liza, sepekan sebelum Hari Raya Idulfitri 1442 H, kasus Covid-19 di Kota Tangerang menyentuh angka terendah.

Rata-rata dalam sehari, kasus positif Covid-19 di Kota Tangerang sebelum Lebaran 2021 hanya 17 orang.

"Di seminggu sebelum Lebaran itu dari data lagi turun-turunnya. Sempat 17 kasus (positif Covid-19) saat hari itu," sambung Liza.

Sebagai informasi, berdasarkan data yang didapatkan dari situs https://covid19.tangerangkota.go.id/ pada Selasa (8/6/2021) terdapat 558 kasus suspek yang sedang menjalani perawatan.

Kemudian ada 227 kasus terkonfirmasi Covid-19 yang sedang menjalani perawatan, dan 186 orang meninggal karenya.

Terakhir, total kasus Covid-19 di Kota Tangerang dari awal pandemi hingga hari ini tercatat ada 9.713 kasus.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved