Breaking News:

Alasan Kemanusiaan, SiCepat Cabut Laporan Polisi Terhadap Pria yang Ancam Kurir Pakai Pedang

Kuasa hukum SiCepat Wardaniman Larosa mengatakan, laporan polisi terhadap pelaku berinisial MDS resmi dicabut hari ini, Rabu (9/6/2021)

TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim
Kuasa hukum SiCepat Wardaniman Larosa, mengelar konferensi pers di Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (9/6/2021). Konferensi pers itu digelar terkait peristiwa pertikaian pembeli dan kurir di Ciputat Timur, Tangerang Selatan. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, SETIABUDI - Perusahaan ekspedisi SiCepat Ekspres mencabut laporan polisi terhadap pria yang mengancam seorang kurir menggunakan pedang di Ciputat Timur, Tangerang Selatan.

Kuasa hukum SiCepat Wardaniman Larosa mengatakan, laporan polisi terhadap pelaku berinisial MDS resmi dicabut hari ini, Rabu (9/6/2021).

"Kami sampaikan per hari ini telah terjadi perdamaian antara klien kami dengan pelaku yang melakukan pengancaman menggunakan samurai," kata Wardaniman saat konferensi pers di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu sore.

"Hari ini telah dilakukan pencabutan laporan polisi tersebut di Polsek Ciputat Timur," tambahnya.

Wardaniman menjelaskan, laporan polisi terhadap MDS dicabut atas dasar kemanusiaan.

Pada 28 Mei 2021, kata Wardaniman, keluarga pelaku yang terdiri dari paman, istri, dan dua anaknya mendatangi Polsek Ciputat Timur untuk meminta maaf.

"Selain itu pada tanggal 31 Mei, keluarga pelaku dengan orang yang sama datang ke sini ke kantor WLP Lawfirm melakukan permintaan maaf lagi," ujar dia.

Saat itu, pihak keluarga mengatakan bahwa kedua anak pelaku masih kecil, yaitu berusia 4 tahun dan 3 tahun.

Pertimbangan lain SiCepat mencabut laporan polisi adalah karena pelaku merupakan tulang punggung keluarga.

Halaman
12
Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved