Breaking News:

Anaknya Dicabuli Oknum Guru Ngaji, Ibu Korban Lemas saat Terbongkar: Saya Sesak, Sakit Hati

Pengakuan seorang ibu yang anaknya menjadi korban pencabulan seorang guru ngaji di sebuah yayasan di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara.

Penulis: Rr Dewi Kartika H | Editor: Siti Nawiroh
TribunJakarta/Gerald Leonardo Agustino
MA, orangtua dari A (8), korban pencabulan oleh guru ngaji di Penjaringan, Jakarta Utara. 

A mengaku bahwa dirinya telah dicabuli oleh guru mengajinya, Heru Suciyatno (58) yang di lingkungan setempat dikenal sebagai Ustaz Heru.

Mendengar hal tersebut, MA seketika lemas, hatinya hancur berkeping-keping.

"Saya sesak. Sakit hati saya," ungkap MA dengan suara bergetar.

Guru ngaji cabul itu rupanya mengiming-imingi para korbannya dengan uang dan pakaian supaya mereka tidak melapor.

MA mengatakan, Heru sering memberikan uang dan pakaian kepada anaknya, A sebelum terungkapnya tindakan bejat itu.

"Anak saya sering dikasih baju, sering dikasih duit," kata MA.

Baca juga: Ria Ricis Transfer Ratusan Juta ke Pesantren, Ori Vitrio: Ini Hanya Sebagian Kecil dari Sedekahnya

MA baru sadar bahwa kebaikan Heru memiliki maksud lain di baliknya.

Nyatanya, uang serta pakaian yang diberikan Heru kepada A merupakan sogokan supaya korban tak melapor setelah dicabuli.

"Kebaikan itu kan ada maunya. Anak saya dikasih tahu jangan bilang ke siapa-siapa, jangan bilang ke orang laki," kata MA.

Bukan hanya A, Heru juga diketahui sering memberikan uang dan pakaian kepada empat orang anak di bawah umur lainnya yang selama ini menjadi murid mengajinya.

MA, orangtua dari A (8), korban pencabulan oleh guru ngaji di Penjaringan, Jakarta Utara.
MA, orangtua dari A (8), korban pencabulan oleh guru ngaji di Penjaringan, Jakarta Utara. (TribunJakarta/Gerald Leonardo Agustino)

Baca juga: Ayu Ting Ting Disebut Plagiat Gaya Busana Nagita, Ayah Rozak Ngamuk: Badan Anak Saya Mah Bagus

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved