Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Tangerang

Diangkut Bus Tayo, Keluarga Semangati Pasien Positif Covid-19 di Tangerang: Sekalian Jalan-jalan

Membludaknya pasien Covid-19 di Kota Tangerang membuat pemerintah setempat mengangkut mereka menggunakan Bus Tayo menuju Rumah Isolasi Terkonsentrasi

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFEDA
Puluhan warga RW 11 Kelurahan Gerendeng, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang diangkut menggunakan bus Tayo menuju tempat isolasi mandiri, Rabu (9/6/2021). 

Wawan mengaku kalau angka tersebut kemungkinan akan terus bertambah.

Sebab, pihaknya bersama Dinas Kesehatan Kota Tangerang akan terus melakukan tracing berupa swab antigen di wilayah tersebut.

"Kita setiap hari tracing dan tracing terus kepada warga di sini, kita lacak di mana pasien Covid-19 di wilayah sini. Tentu kita lockdown, pergerakan kita batasi," ujar Wawan.

Puluhan warga RW 11 Kelurahan Gerendeng, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang diangkut menggunakan bus Tayo menuju tempat isolasi mandiri, Rabu (9/6/2021).
Puluhan warga RW 11 Kelurahan Gerendeng, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang diangkut menggunakan bus Tayo menuju tempat isolasi mandiri, Rabu (9/6/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFEDA)

Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kota Tangerang menyiapkan sejumlah skema guna mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus Covid-19 pasca-libur panjang beberapa waktu lalu.

Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Buceu Gartina menjelaskan, pihaknya telah menggelar rapat koordinasi secara virtual.

"Dari hasil rapat, ditentukan sejumlah keputusan dan kegiatan yang akan dilakukan oleh jajaran Pemkot Tangerang," kata Buceu kepada TribunJakarta.com, Selasa (8/6/2021).

Menurutnya, saat melakukan Tracing dan Testing di wilayah di Kota Tangerang terdapat beberapa kenaikan kasus Covid-19.

"Kita terus gencarkan testing dan tracing di wilayah-wilayah yang terjadi kenaikan kasus, guna memutus rantai penyebaran Covid-19," kata Buceu.

"Selain itu, dari hasil rapat yang dilakukan kami juga mengaktifkan kembali Operasi Aman Bersama guna mengingatkan pentingnya protokol kesehatan di masyarakat," sambungnya.

Selain itu, Buceu menuturkan sebagai salah satu langkah antisipasi lonjakan kasus, Dinas Kesehatan Kota Tangerang telah mempersiapkan Rumah Isolasi Terkonsentrasi (RIT).

"Dan selain operasi aman bersama yang akan kami lakukan, Dinas Kesehatan Kota Tangerang telah mempersiapkan RIT sebagai antisipasi apabila terjadi lonjakan kami sudah siap untuk penanganannya," tutur Buceu.

Baca juga: 101.442 Warga Kota Tangerang Sudah Terima 2 Dosis Vaksin Covid-19

Baca juga: ODGJ dan Disabilitas di Kota Tangerang Dilakukan Vaksinasi Covid-19 Secara Door to Door

Buceu pun mengimbau jika ada masyarakat yang merasa terjadi kontak erat atau merasakan gejala yang mengarah kepada Covid-19, segera lakukan testing ke Puskesmas terdekat.

"Segera lakukan testing Covid-19 apabila bergejala, dan yang paling terpenting tetap menerapkan protokol kesehatan sebagai perlindungan kita bersama," pungkas Buceu. (*)

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved