Breaking News:

Gesekan Dua Ormas di Bekasi Terjadi Tadi Malam, Polisi: Salah Paham Mengenai Utang Piutang

Dua kubu ormas berasal dari Pemuda Batak Bersatu (PBB) dan Gerakan Muslim Pembela Aqidah (Gempa).

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Erik Sinaga
Istimewa
Massa ormas berkumpul di Mapolres Metro Bekasi Kota pada Selasa (8/6/2021) malam. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, MEDAN SATRIA - Gesekan dua organisasi kemasyarakatan (ormas) terjadi di Kota Bekasi, perselisihan sempat membuat massa dari dua kubu geruduk Polres Metro Bekasi Kota, Jalan Pramuka, Kecamatan Bekasi Selatan, Selasa (8/6/2021) malam.

Kasie Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing Andari membenarkan insiden tersebut, dua kubu ormas berasal dari Pemuda Batak Bersatu (PBB) dan Gerakan Muslim Pembela Aqidah (Gempa).

"Benar kejadian semalam, awalnya di Pengasinan, Rawalumbu, lalu terjadi kesalahpahaman," kata Erna, Rabu (9/6/2021).

Erna menjelaskan, kedua kubu ormas setelah gesekan di daerah Pengasinan, Kecamatan Rawalumbu, bertolak ke Polres Metro Bekasi Kota.

Baca juga: Ibu Hamil 7 Bulan Ditemukan Tewas di Galian Septic Tank, Muncul Bau Tak Sedap: Keluarga Kehilangan

Pihak kepolisian kemudian berusaha melakukan mediasi, lalu massa dari kedua kubu justru kembali memanas saat berkumpul di depan Mapolres.

"Karena situasinya makin ramai, kami dari kepolisian lalu mengambil langkah untuk membubarkan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," kata Erna.

Menurut Erna, permasalahan bentrok dua kubu ormas dipicu kesalahpahaman terkait utang piutang.

Baca juga: Gerebek Hotel di Ciputat, Satpol PP Amankan 20 Perempuan Open BO

"Permasalahannya hutang piutang, warga berinisial I dia memiliki hutang dengan orang yang berasal dari PBB, lalu ditagih dan meminta bantuan ke ormas Gempa," terang Erna.

Baca juga: PT Bank Syariah Indonesia Buka Lowongan Kerja: Fresh Graduate Boleh Melamar

Kasus bentrok dua ormas ini lanjut Erna, sudah diselesaikan pihak kepolisian. Proses hukum sejauh ini masih berlangsung.

"Sudah diselesaikan semalam, jadi kedua belah pihak menyerahkan perkara hukum kepada kepolisian," tegas dia.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved