Breaking News:

Kedai Kopi di Depok Dibobol Maling, Mesin Espresso dan Grinder Senilaii Rp 50 Juta Raib Digasak

Satu unit mesin Espresso dan satu mesin grinder raib digasak pelaku yang diduga berjumlah dua orang.

TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA
Rekaman CCTV aksi pelaku saat memasuki Kedai Kopi Transitory di Jalan Tole Iskandar, Sukmajaya, Kota Depok, Rabu (9/6/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, SUKMAJAYA – Kedai kopi Transitory di Jalan Tole Iskandar, Sukmajaya,Kota Depok, menjadi sasaran aksi pencurian pagi tadi sekira pukul 05.30 WIB.

Satu unit mesin Espresso dan satu mesin grinder raib digasak pelaku yang diduga berjumlah dua orang.

Salah seorang pegawainya, Odih, mengatakan, pihaknya baru mengetahui pencurian tersebut sekira pukul 10.00 WIB ketiak hendak membuka kedai.

“Kalau dari CCTV sih kejadian jam 05.35 WIB, itu dia pagi itu ngebobol lewat depan. Terus berdua (pelaku), temannya nunggu di luar naik motor. Nah satu lagi masuk ke dalam, langsung ke tempat mesin, copot semuanya masukin dalam karung dan dibawa keluar,” kata Odih di lokasi kejadian, Rabu (9/6/2021).

Baca juga: Antrean Pengunjung Mengular Gara-gara BTS Meal, Satpol PP Sanksi Denda McDonald Plaza Depok

Dari rekaman CCTV juga, Odih menduga pelaku yang masuk ke dalam dan menggasak mesin espresso dan grinder tersebut membawa senjata tajam.

“Yang masuk satu orang, kayaknya sih bawa sajam. Tapi itu masih diperkirakan ya jenis pisau atau golok,” tuturnya.

Rekaman CCTV aksi pelaku saat memasuki Kedai Kopi Transitory di Jalan Tole Iskandar, Sukmajaya, Kota Depok, Rabu (9/6/2021).
Rekaman CCTV aksi pelaku saat memasuki Kedai Kopi Transitory di Jalan Tole Iskandar, Sukmajaya, Kota Depok, Rabu (9/6/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA)

Lebih lanjut, Odih mengatakan pihaknya tak mengenal sosok pelaku yang wajahnya tertangkap jelas di kamera CCTV.

“Kalau dari CCTV sih kita gak tahu ya, kita udah share juga ke teman-teman yang lain siapa tau ada yang kenal. Karena muka ketangkap jelas, tapi pakai masker kan,” ucap Odih.

Baca juga: Perjuangan Pengemudi Ojol Dapatkan BTS Meal di Depok: Antre Berjam-jam Lalu Dibatalkan Konsumen

Terakhir, Odih mengaku kerugian yang dialami pihaknya atas pencurian tersebut diperkirakan lebih dari Rp 50 juta.

“Diatas Rp 50 juta lah kira-kira. Sudah lapor polisi dan sudah datang juga buat olah TKP, terus CCTV juga sudah dicek semuanya,” pungkasnya. (*)

Penulis: Dwi Putra Kesuma
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved