Breaking News:

Uji Coba Belajar Tatap Muka Tahap II, Murid Senang Bertemu Teman

Murid SDN Malaka Sari 13, Kelurahan Malaka Sari, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur girang mengikuti uji coba belajar tatap muka tahap II

TribunJakarta/Bima Putra
Pembelajaran tatap muka tahap II di SDN Malaka Sari 13, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Rabu (9/6/2021) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, DUREN SAWIT - Murid SDN Malaka Sari 13, Kelurahan Malaka Sari, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur girang mengikuti uji coba belajar tatap muka tahap II pada Rabu (9/6/2021).

Meski untuk masuk ke ruang kelas mereka harus mengikuti pemeriksaan protokol kesehatan meliputi cek suhu tubuh, mencuci tangan dan tempat duduknya diberi jarak mereka tetap senang.

Fahmi (12), satu siswa kelas V SDN Malaka Sari 13 mengaku senang karena bisa bertemu kembali dengan teman-temannya dan guru setelah sebelumnya hanya bersua secara daring.

“Senang, bisa ketemu temen temen sudah lama enggak ketemu. Kalau aku sih lebih nyaman di sekolah karena bisa ketemu teman-teman," kata Fahmi di SDN Malaka Sari 13, Jakarta Timur, Rabu (9/5/2021).

Bedanya sepulang sekolah dia tidak bisa bermain bersama teman-temannya, pandemi Covid-19 yang masih melanda membuat mereka harus mengurangi segala aktivitas di luar rumah.

Baca juga: Hari Spesial Bambang Pamungkas Tambah Lengkap Saat Persija Jakarta Umumkan Pelatih Baru

Fahmi pun sudah mendapat wejangan dari orangtuanya agar selama mengikuti uji coba belajar tatap muka tahap II tetap menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penularan Covid-19.

“Udah dibilangin (orangtua) jangan nyentuh sembarangan, cuci tangan, kalau masker kena air ganti,” ujarnya.

Kepala Sekolah SDN Malaka Sari 13, Zuryetti menuturkan pada uji coba belajar tatap muka ini pihaknya memberlakukan protokol kesehatan, para guru wajib mengenakan masker dan face shield.

Baca juga: Jadwal Anime One Piece 978, Kyoshiro dan Ribuan Pasukan Datang di Tengah Pertarungan Generasi Terbu

Bila dari pemeriksaan suhu tubuh guru atau siswa kedapatan terindikasi demam maka mereka diminta pulang untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut memastikan kondisinya.

“Hari pertama (uji coba belajar tatap muka) kami lakukan untuk kelas 4 dan 5 ruangan ada empat setiap ruang diisi oleh berdasarkan persetujuan dari orangtua murid,” tutur Zuryetti.

Baca juga: Aurel Sebut Selingkuh Kesalahan Tak Termaafkan, Atta Halilitar Langsung Bahas Soal Bongkar Aib

Keempat ruang yakni kelas 4A, kelas 4B, kelas 4C, dan kelas 5, kegiatan uji coba belajar tatap muka ini berlangsung 07.00-09.00 WIB 50% dari kapasitas.

“Sistem pembelajaran luring (luar jaringan) dilayani guru kelas, yang daring kita layani bersamaan jam pelajaran oleh guru pendamping,” lanjut dia.

Penulis: Bima Putra
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved