Breaking News:

Sidang Rizieq Shihab

Bacakan Nota Pembelaan, Rizieq Shihab Minta Vonis Bebas, Dipulihkan Nama Baik dan Kehormatannya

Agar Majelis Hakim yang mulia memutuskan untuk saya dan Habib Hanif Alattas dan dr. Andi Tatat dengan vonis bebas murni.

Tribun Jabar
Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab TRIBUN JABAR 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Rizieq Shihab membantah tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam perkara dugaan tindak pidana pemberitahuan bohong tes swab RS UMMI Bogor.

Dalam pleidoi atau nota pembelaannya Rizieq mengatakan ketiga dakwaan yang disangkakan kepadanya tidak terbukti sehingga meminta Majelis Hakim menjatuhkan vonis bebas.

Menurut Rizieq dakwaan pertama JPU pasal 14 ayat 1 UU Nomor 1 tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana yang membuatnya dituntut enam tahun penjara tidak terbukti dan tidak tepat disangkakan.

"Ayat ini dengan jelas menggunakan kata menyiarkan, bukan menyatakan. Sehingga terdakwa tidak memenuhi unsur menyiarkan dalam ayat ini, karena terdakwa tidak pernah melakukan penyiaran," kata Rizieq di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (10/6/2021).

Pernyataan dimaksud Rizieq yakni saat dia menyebut dirinya dalam kondisi sehat ketika dirawat di RS UMMI Bogor pada November 2020 lalu, menurut Rizieq pernyataannya bukan kebohongan.

Baca juga: Habib Rizieq Shihab Sebut Penambahan Pasal Pemberitahuan Bohong Selundupan Polisi dan Jaksa

Baca juga: Sampaikan Pleidoi, Rizieq Shihab Tuding Bima Arya Berbohong

Meski hasil tes swab PCR-nya menyatakan terkonfirmasi Covid-19 dia tidak menyebut dirinya negatif Covid-19, hanya dalam keadaan sehat berdasarkan kondisi fisik dirasakan saat dirawat.

Pernyataan tersebut juga tidak disiarkan, hanya disampaikan kepada pihak keluarga dan tim dokter RS UMMI Bogor yang menanyakan bagaimana kondisi fisiknya setelah menjalani rawat inap.

"Sementara saat itu belum ada hasil tes swab PCR yang menyatakan bahwa terdakwa positif Covid-19, sehingga terdakwa tidak memenuhi unsur menyiarkan berita atau pemberitahuan bohong dalam ayat ini," ujarnya.

Rizieq Shihab saat membacakan pleidoi atau pembelaan atas tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (10/6/2021).
Rizieq Shihab saat membacakan pleidoi atau pembelaan atas tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (10/6/2021). (TribunJakarta/Bima Putra)

Rizieq juga membantah pasal 14 ayat 1 UU Nomor 4 tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menukar yang disangkakan JPU terhadapnya pada dakwaan kedua perkara tes swab RS UMMI Bogor.

Halaman
123
Penulis: Bima Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved