Dewa Bergitar Praktek di Kamar, Janji Terangi Masa Depan Gadis Tapi Malah Dia yang Bernasib Samar
Pria berjuluk Dewa Bergitar buka praktek di kamar. Dia berjanji bisa menerangi masa depan gadis 15 tahun, tapi justru masa depannya yang samar.
TRIBUNJAKARTA.COM - Pria berjuluk Dewa Bergitar buka praktek di kamar. Dia berjanji bisa menerangi masa depan gadis 15 tahun, tapi nyatanya justru masa depannya yang kini jadi samar alias tak jelas.
Hal itu karena MZ (29), nama asli Dewa Bergitar harus meringkuk di penjara usai 'menerawang' masa depan pasien terakhirnya yang merupakan remaja perempuan berusia 15 tahun.
Sebab, Dewa Bergitar dianggap mencabuli pasiennya sewaktu berdalih sedang ritual.
Sementara Dewa Bergitar mengaku apa yang dilakukannya murni ritual dan bukan karena didorong rasa nafsu.
Namun biar bagaimanapun pengakuan Dewa Bergitar, polisi tetap memproses kasusnya usai korban membuat laporan.
Janji Bisa Ubah Masa Depan
Baca juga: Motor Mogok di Jalan Sepi Bikin Janda Muda Syok, Bukan Ditolong Malah Digilir Dua Pria Biang Kerok
Kasus dugaan pencabulan Dewa Bergitar ini dilakukan kepada gadis 15 tahun.
Awal perkenalannya saat Dewa Bergitar yang merupakan pengamen jalanan ini bertemu korban yang saat itu sedang berpacaran di Lapangan Tugu pada Jumat (4/6/2021) sore sekitar pukul 16.00 Wita.
Sambil ngamen, Dewa Bergitar mengaku melihat aura gelap pada sang remaja yang sebut saja bernama Melati.
Lalu tersangka memegang telapak tangan korban, semacam meramal dan menyamar ada aura gelap pada masa depan korban.
Baca juga: Akui Dirinya Pelakor Meski Juga Sudah Bersuami, Wanita Ini Malah Polisikan Istri Sah Selingkuhannya
Baca juga: Pak Kades Bikin Malu Digerebek Warganya, Ketahuan Asik Berduaan di Rumah Istri Orang Tengah Malam
Baca juga: Oknum Guru Ngaji Beri Hadiah ke Murid Demi Tutupi Aksi Cabul, Ibu Korban Syok: Sakit Hati Saya
Dewa Bergitar kemudian menawari bantuan untuk bisa mengubah masa depan korban karena punya kemampuan dalam hal itu.
Awalnya korban dan pacarnya tak langsung percaya sampai akhirnya keduanya setuju ikut ke rumah Dewa Bergitar di
Desa Panggung, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan
Setiba di rumah, Dewa Bergitar mengajak gadis ABG itu masuk kamar untuk menjalani ritual pengobatan.
Sementara pacar korban diminta menunggu di luar kamar.
Saat itulah Dewa Bergitar melakukan perbuatan tak senonoh dengan menggerayangi tangannya ke kemaluan korban yang membuat gadis ABG itu menangis.
Pacar Korban Dengar Tangisan
Pacar korban yang mendengar tangisan dari dalam kamar kemudian bergegas masuk.
Namun Dewa Bergitar menyatakan tak ada apa-apa hingga membuat pacar korban kembali keluar kamar.
Selajutnya tersangka lagi-lagi mengulangi perbuatan asusila.
"Sepulang dari rumah tersangka, korban cerita kepada pacarnya itu.
Lalu keesokan harinya lapor kepada kami," ujar Kapolsek Paihari Ipda May Felly Manurung dilansir Tribun Jakarta dari Tribun Pekanbaru, Selasa (8/6/2021).
Berbekal laporan itu, polisi kemudian meringkus Dewa Bergitar sewaktu sedang mengamen di Taman Kijang Kencana (Lapangan Tugu) Pelaihari, Minggu (6/6/2021).
Pelaku Berdalih Ritual
Meski sudah mendekam di ruang tahanan, Dewa Bergitar masih berkilah dia lakukan pencabulan.
Warga Jalan Sri Rezeki Desa Panggung RT 15, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan ini masih bersikeras apa yang dilakukannya memang bagian dari ritual.
Dewa Bergitar mengaku memiliki kemampuan melihat atau membaca aura seseorang.
"Dulu saya kan pernah koma. Mungkin dari itulah sehingga saya bisa melihat sesuatu pada diri orang lain," tuturnya saat dihadirkan di kantor polisi.
Ia mengakui menjamah ke organ intim 'pasien'nya.
Jemari kanannya ia masukkan ke alat vital perempuan itu.
"Memang begitu cara penyembuhannya.
Tempat yang dikeluhkan, di situ yang harus saya sentuh.
Maaf, jadi kalau keluhannya di situ, ya maaf harus saya pegang," paparnya.
Namun ia menegaskan sebelumnya telah meminta izin kepada si 'pasien' (sebut saja Gadis ABG berinisial Melati) dan diizinkan.
"Bahkan dia sendiri yang membukakan bagian depan celananya," sebut MZ.
Ia juga mengaku menjamah bagian dada.
Namun bukan di payudara melainkan di bagian tengah dengan tujuan untuk mendeteksi detak jantung.
Dikatakannya, saat dirinya bertemu Gadis ABG berinisial Melati bersama si pacar, awalnya cuma ingin ngamen.
Namun ia melihat aura hitam (gelap) pada diri perempuan muda itu.
Dirinya lalu mengutarakan dua hal buruk yang pernah terjadi perempuan itu dan semuanya benar.
Karena itu dirinya kemudian menawarkan membantu untuk menyembuhkan menghilangkan aura gelap tersebut.
Baca juga: Berkolor Serta Bertopeng Bra, Cara Konyol Kuli Bangunan Rampok Rumah Sekaligus Sasar Rudapaksa ART
Baca juga: Supaya Korban Tak Melapor, Guru Ngaji Cabul di Muara Baru Sering Beri Uang dan Pakaian
Ia menegaskan niatnya semata-mata hanya ingin membantu menyembuhkan.
Dirinya tak pernah merayu apalagi memaksa.
"Keinginan mereka saya sembuhkan pun atas keingan mereka sendiri juga," tuturnya.
Artikel ini telah tayang di TribunPekanbaru.com dengan judul Gadis ABG Diobati di Kamar, Pacar Menunggu di Luar, Korban Sempat Menangis Saat Pelaku Main Jari
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/ilustrasi-pelecehan-seksual.jpg)