Breaking News:

PPDB 2021

Soal Gangguan PPDB Online, Wagub Ariza Pasang Badan Bela PT Telkom dari Kritik Tajam Ombudsman

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menilai, gangguan yang terjadi pada portal Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) merupakan hal yang biasa.

tangkapan layar @officialppdbdki
Proses optimalisasi sistem PPDB Online telah selesai dilakukan 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menilai, gangguan yang terjadi pada portal Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) merupakan hal yang biasa.

Hal ini dikatakan Ariza sebagai upayanya membela PT Telkom yang mendapat kritik tajam dari Ombudsman terkait masalah jaringan pada portal pendaftaran siswa baru itu.

"Enggak lamban, memang sempat terjadi penumpukan, tapi sekarang faktanya dalam waktu bersamaan di hari yang sama sudah bisa diatasi," ucapnya, Rabu (9/6/2021) malam.

Ariza bilang, PT Telkom langsung bergerak cepat begitu menyadari ada masalah dalam sistem portal PPDB Online.

Politisi Gerindra ini pun mengklaim, portal tersebut kini sudah bisa diakses lagi oleh masyarakat setelah sebelumnya sempat ditutup dua kali pada hari pertama dan kedua pembukaan PPDB Online.

Baca juga: Fadli Zon Pajang Foto Tangannya Digenggam Soeharto, Sudjiwo Tedjo: Tak Perlu Ahli untuk Memaknainya

"Sampai hari ini sudah melebihi target, pendaftar sudah mencapai 238.554 orang. Sudah melebihi kapasitas 212.212 orang," ujarnya di Balai Kota.

Baca juga: Oknum Guru Ngaji Beri Hadiah ke Murid Demi Tutupi Aksi Cabul, Ibu Korban Syok: Sakit Hati Saya

"Jadi sudah melebihi kapasitas, enggak ada masalah lagi (pada portal pendaftaran PPDB)," sambungnya.

Pemprov DKI menargetkan jumlah pendaftar PPDB Online jalur afirmasi pada jenjang SD serta jalur prestasi untuk SMP dan SMA ini mencapai 300 ribu.

Baca juga: Ungkap Sosok Gofar Hilman, Nikita Mirzani Tak Percaya Sahabatnya Lakukan Pelecehan: Orangnya Sopan

Dengan demikian, jumlah pendaftar PPDB Online saat ini sudah mencapai lebih dari 60 persen dari target.

"Itu artinya pendaftaran secara online berjalan sangat baik. Bisa dipahami, mudah dilakukan, dan bisa berhasil mendaftar," kata Ariza.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved