Breaking News:

Rumah Mewah di Menteng Jakpus Disegel karena Melanggar IMB, Pemilik Rumah Bandel

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyegel rumah mewah di Jalan Lembang Nomor 7, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, pada Sabtu (12/6/2021).

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM/RAFDI GHUFRAN BUSTOMI
ILUSTRASI RUMAH MEWAH - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyegel rumah mewah di Jalan Lembang Nomor 7, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, pada Sabtu (12/6/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat 

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyegel rumah mewah di Jalan Lembang Nomor 7, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, pada Sabtu (12/6/2021).

Wali Kota Jakarta Pusat, Dhany Sukma, menjelaskan rumah mewah tersebut melanggar Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

"Di sana ada kegiatan pelaksanaan bangunan yang melanggar IMB," kata Dhany, saat dikonfirmasi, Sabtu (12/6/2021).

Dia menjelaskan, penyegelan ini didampingi Kepala Bagian Hukum, Ani Suryani, dan Camat Menteng, Edy Suryaman.

Dhany menyatakan, bangunan rumah tinggal tersebut juga pernah melanggar peraturan pada 2020 dan ditindak penyegelan.

Saat itu, kata Dhany, pemilik bangunan menyanggupi pembongkaran sendiri atas pelanggaran pembangunan yang dilakukan.

Wali Kota Jakarta Pusat Dhany Sukma saat diwawancarai Wartawan setelah apel persiapan malam takbiran, di Lapangan Silang Monas, Rabu (12/5/2021).
Wali Kota Jakarta Pusat Dhany Sukma saat diwawancarai Wartawan setelah apel persiapan malam takbiran, di Lapangan Silang Monas, Rabu (12/5/2021). (TribunJakarta/Muhammad Rizki Hidayat)

Pemilik akan menyesuaikan dengan izin yang ada.

"Kemudian pemilik mengajukan permohonan pembukaan penyegelan pada Februari 2021," tutur Dhany.

Namun setelah penyegelan dibuka, pemilik tetap bandel karena masih ditemukan pelanggaran.

Baca juga: Euro 2020: Denmark Vs Finlandia Kick Off Pukul 23.00 WIB, Cek Streaming di Sini, Bisa Nonton di HP

Baca juga: Hasil Laga Grup A Euro 2020 Wales Vs Swiss: 2 Gol Sundulan Tercipta, Diwarnai Insiden Berdarah

Baca juga: Koordinator Pungli di Tanjung Priok Miliki Barang Branded, Punya Sepatu Harga Rp2 Juta Hasil Pungli

"Setelah penyegelan dibuka, tetap dilakukan pengawasan dan pemantauan atas pembangunan tersebut."

"Lalu ditemukan kembali pelanggaran ketentuan yang berlaku. Tepatnya pada area basement sehingga kami memutuskan untuk menyegel kembali," tutup Dhany.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved