Virus Corona di Indonesia

Anies Baswedan Khawatir Penyebaran Covid-19 di Jakarta, Dalam Sepekan Kasus Aktif Naik 50 Persen

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku khawatir dengan kondisi penyebaran Covid-19 di ibu kota.

Foto dari akun Instagram resmi @aniesbaswedan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengunjungi makam pahlawan, Tjoet Nja' Dhien, di Kampung Gunung Puyuh, Desa Sukajaya, Kecamatan Sumedang Selatan, Jawa Barat, Sabtu (12/6/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku khawatir dengan kondisi penyebaran Covid-19 di ibu kota.

Pasalnya, kasus aktif Covid-19 di ibu kota meningkat signifikan dalam sepekan terakhir.

"Data menunjukan bahwa dalam sepekan terakhir kasus aktif di Jakarta pada tanggal 6 Juni 2021 adalah 11.500, dan pada hari ini jadi 17.400. Dalam sepekan telah terjadi peningkatan 50 persen,” ucapnya, Senin (14/6/2021).

Artinya, ada penambahan 5.900 kasus aktif Covid-19 hanya dalam waktu sepekan terakhir.

Tak hanya itu, penambahan kasus Covid-19 harian di DKI Jakarta juga melonjak tajam.

Bika sebelumnya penambahan kasus hanya berkisar di angka 300 hingga 700 kasus per hari.

Kini dalam beberapa hari terakhir telah menembus angka 2.000 kasus.

Bahkan, pada Minggu (13/6/2021) kemarin penambahan kasus hampir mencapai 3.000.

"Dalam beberapa hari ini kita saksikan pertambahan kasus covid dengan lonjakan amat tinggi," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima TribunJakarta.com.

Baca juga: Sidang Putusan Mantan Bos Garuda Indonesia Digelar Hari Ini

Baca juga: Kasus Covid-19 Melonjak, Waspadai 15 Gejala Virus Corona, Hati-hati Jika Alami Sakit Tenggorokan

Baca juga: Jangan Sampai Terlewat, Ini Jadwal, Syarat, dan Tata Cara PPDB Tingkat SD di Kota Tangerang

Untuk itu, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini pun mengajak seluruh masyarakat meningkatkan disiplin protokol kesehatan.

Apel gabungan bersama seluruh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dilakukan malam tadi.

Tujuannya untuk meningkatkan kembali kesiagaan dan kewaspadaan seluruh pihak bersama seluruh komponen masyarakat, dimana perlu untuk kembali melakukan pengendalian kegiatan.

"Unsur warga dengan pemerintah dan penegak hukum harus kerja sama, masyarakat jalankan 3M dan kita semua laksanakan 3T," kata Anies.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved