Breaking News:

Virus Corona di Indonesia

Satu Penyintas Covid-19 dari Klaster Penularan Perumahan THB Bekasi Meninggal Dunia

Camat Medan Satria Lia Erliani mengatakan, satu orang meninggal dunia merupakan yang tertular dalam klaster Perumahan THB Bekasi dan memiliki komorbid

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Muhammad Zulfikar

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, MEDAN SATRIA - Satu orang penyintas Covid-19 dari Klaster penularan Perumahan Taman Harapan Baru (THB), Kelurahan Pejuang, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi, meninggal dunia, Senin (14/6/2021).

Camat Medan Satria Lia Erliani mengatakan, satu orang meninggal dunia merupakan yang tertular dalam klaster Perumahan THB Bekasi dan memiliki komorbid.

"Betul ada yang meninggal dunia, jumlahnya satu orang dia kemungkinan adalah yang tertular dan memiliki penyakit bawaan (komorbid)," kata Lia saat dikonfirmasi.

Lia tidak menerangkan secara detail identitas penyintas Covid-19 yang meninggal dunia, hingga saat ini total kasus dari Klaster Perumahan THB sebanyak 47 orang terkonfirmasi.

"Dari 121 sampel sejauh ini ada 47 terkonfirmasi positif, sembilan orang dilakukan isolasi di rumah sakit sisanya menjalani isolasi mandiri," terang Lia.

Adapun dari total 121 testing yang dilakukan, masih ada sekitar 30 sampel yang masih menunggu hasil PCR swab sehingga tidak menutup kemungkinan adanya penambahan jumlah kasus.

"Kita tetap monitoring dari Satgas Covid-19 kecamatan, unsur tiga pilar untuk memantau jalannya lockdown lokal di lingkungan RT 2 RW 25," paparnya.

Baca juga: Terimbas Banjir, Kompleks Nerada Estate Ciputat Disebut Dibangun di Sempadan Sungai

Baca juga: Dua WN Nigeria Kendalikan Peredaran 1,129 Ton Sabu dari Lapas Cilegon

Baca juga: Turap Kompleks Telkom Ciputat Bergerak, Longsor Susulan Masih Berpotensi Terjadi

Lia menambahkan, untuk penerapan lockdown dilakukan sampai situasi sebaran Covid-19 di RT 2 RW 25 mulai terkendali.

"Kita lockdown akan terus sampai  semuanya mungkin dalam kondisi yang stabil, kita sekarang warga juga masih dalam isolasi," tegasnya.

Kemunculan klaster penuluran Covid-19 di Perumahan THB Bekasi disebabkan dua orang warga terpapar usai menghadiri undangan pernikahan dan arisan di luar Kota Bekasi.

Dua orang warga tersebut merasa tidak enak badan, mereka selanjutnya memeriksa ke klinik terdekat dan dinyatakan positif Covid-19.

Dari situ, warga melaporkan diri ke Puskesmas setempat dan Satgas Covid19 Kecamatan Medan Satria langsung melakukan penanganan.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved