Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Covid-19 Varian Inggris, Afrika & India Mengkhawatirkan, Anak Buah Aneis Minta Warga Jakarta Waspada

Dinas Kesehatan DKI Jakarta meminta masyarakat waspada dengan tiga varian baru virus corona yang ditemukan di ibu kota.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Wahyu Aji
TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti saat ditemui di Balai Kota, Selasa (2/3/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Dinas Kesehatan DKI Jakarta meminta masyarakat waspada dengan tiga varian baru virus corona yang ditemukan di ibu kota.

“Ada tiga varian yang ditemukan di Jakarta, yaitu alfa (Inggris/B117), Beta (Afrika/B1351), dan Delta (India/B1617.2),” ucap Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti, Selasa (15/6/2021).

Ia menjelaskan, ketiga varian baru virus corona ini dibawa masuk ke Jakarta oleh para pekerja migran yang baru kembali ke Indonesia.

Varian baru ini ditemukan dari hasil pemeriksaan whole genome sequencing (WGS) dari 19 kasus Covid-19 yang mayoritas berasal dari pekerja migran.

Bahkan, Widyastuti menyebut, varian virus corona Delta B1617.2 dilaporkan sudah bertransmisi di Jakarta.

"Varian baru ini cukup merepotkan karena mereka memiliki kemampuan tersendiri untuk menginfeksi kita, seperti kita ambil contoh varian Delta B1617.2 yang amat mudah menyebar dan varian Beta B1351 yang amat mudah membuat gejala menjadi berat atau lebih mematikan,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Walaupun saat ini sebagian masyarakat sudah disuntik vaksin Covid-19, anak buah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ini meminta masyarakat tetap waspada.

Baca juga: Enam Pasien Postif Covid-19 Sedang Jalani Isolasi Mandiri di Graha Wisata TMII 

Baca juga: Kasus Corona Melonjak, Cek 15 Gejala Virus Covid-19, Waspada Jika Ruam Kulit & Sakit Tenggorokan

Sebab, masih ada peluang masyarakat terpapar Covid-19 meski sudah mendapatkan vaksin.

“Meskipun menurut penelitian terakhir, seluruh varian masih dapat diantisipasi dengan vaksin, tetapi ini benar-benar harus kita waspadai bersama,” kata dia.

Terlebih, kasus Covid-19 di DKI Jakarta terus meroket dalam dua pekan terakhir. Penambahan kasusnya pun kini mencapai lebih dari 2.000 kasus per hari.

“Beberapa hari ini pertambahan kasusnya mencapai 2.000, 2.300, 2.400, dan 2.700 dengan kenaikan positivity rate yang juga signifikan di angka 17,9 persen,” tuturnya.

Untuk itu, Pemprov DKI memutuskan kembali memperpanjang masa Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala Mikro hingga 28 Juni 2021 mendatang. (*)

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved