Eks Bos Garuda Indonesia Ari Askhara Divonis 1 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Pikir-pikir untuk Banding

Ketua Tim Kuasa Hukum, Andre Sinaga mengatakan, bila saat diberikan hak oleh majelis hakim untuk menanggapi pembacaan putusan

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia, I Gusti Ngurah Askhara divonis satu tahun penjara oleh Hakim Ketua Nielson Panjaitan di ruang 4 Pengadilan Negeri Tangerang, Senin (14/6/2021). 

Diberitakan sebelumnya, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangerang dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten mendakwa Ari dengan pasal kepabeanan pada 15 Februari 2021.

"Ada tiga pasal dakwaan, yang pertama Pasal 102 huruf E UU No 17 tahun 2006 juncto Pasal 55 ayat 1 tentang UU Kepabeanan," ujar Kasi Intel Kejari Kota Tangerang Bayu.

"(Dakwaan) kedua, Pasal 102 huruf H (UU No 17 tahun 2006), dan (dakwaan) ketiga adalah Pasal 103 huruf A (UU No 17 tahun 2006)," imbuh dia.

Ancaman hukuman terhadap terdakwa, kata Bayu, minimal 1 tahun dan maksimal 10 tahun penjara, serta denda minimal Rp 50 juta.

Sebagai informasi, kasus ini bermula saat pesawat Garuda Indonesia jenis Airbus A330-900 Neo nomor penerbangan GA9721, mendarat di hanggar milik PT Garuda Maintenance Facility (GMF) Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.

Petugas Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta pun menemukan sejumlah barang mewah di lambung pesawat itu pada

Para petugas menemukan onderdil motor Harley Davidson dan sepeda Bromptom ilegal yang masuk tanpa membayar kepabeanan.

Semua ditemukan di bagasi pesawat yang baru datang dari pabrik Airbus di Perancis pada tahun 2019 silam.

Ditjen Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan kemudian menyatakan Ari Askhara terlibat menyelundupkan Harley Davidson dan Brompton tersebut.

Akibat perbuatan itu, negara berpotensi mengalami kerugian sebesar Rp 532 juta hingga Rp 1,5 miliar.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved