Breaking News:

Lelang Aset Jiwasraya Asabri Dikritisi Pengamat

Lelang aset perkara Asabri-Jiwasraya yang dilakukan Kejaksaan Agung dikritisi pengamat karena terbebani pemeliharaan aset

Editor: Erik Sinaga
istimewa vis Warta Kota
Asabri 

"MA memandang bahwa sifat dari kerugian ini bersifat temporer, yang dipengaruhi oleh fluktuatifnya nilai saham. Karena itu, kerugian ini dianggap sebagai kerugian yang tidak riil atau (unrealized loss). Jika setiap penurunan saham-saham perusahaan yang dibeli oleh perusahaan BUMN berkonsekuensi pada lahirnya perbuatan pidana, tentu para manager investasi akan berpikir seribu kali untuk bersedia mengelola investasi perusahaan BUMN di pasar modal Indonesia," ujarnya.

Sementara itu ahli Hukum Tata Negara, Margarito Kamis menilai jaksa untuk taat pada UU dalam melakukan penyitaan dan mengembalikan seluruh aset Terdakwa yang melanggar Pasal 39 KUHAP.

Baca juga: Akses Sulit Jalan Rusak dan Berlumpur, Warga Desa Jambe Sampaikan Keluh Kesah ke Dandim 0510/Trs

"Jaksa tidak punya pilihan lain selain tunduk sepenuhnya pada UU tersebut," ujarnya.

"Konsekuensinya jika lelang tetap dilakukan dan bila putusan ini inkrah, maka jaksa tidak punya pilihan lain selain harus kembalikan seluruh barang dan uang yang disita," tambahnya.

Baca juga: 3 Pemain dari Luar Negeri Bakal Gabung ke Latihan Persija Jakarta, Pelatih Tak Khawatir

Ia menambahkan, jika penegakan hukumnya serampangan, maka akan menimbulkan maljustice pada para terpidana.

"Jangan sampai para penegak Hukum yang telah melakukan abuse of power dalam kasus Jiwasraya dan Asabri ini," ujarnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved