Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Soal Wacana Rem Darurat, Dinkes DKI: Penyebaran Covid-19 Lebih Cepat Dibandingkan Sebelumnya

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti buka suara soal wacana rem darurat yang digulirkan Gubernur Anies Baswedan.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Wahyu Septiana
TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti buka suara soal wacana rem darurat yang digulirkan Gubernur Anies Baswedan. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti buka suara soal wacana rem darurat yang digulirkan Gubernur Anies Baswedan.

Ia menyebut, wacana itu digulirkan lantaran penyebaran Covid-19 di ibu kota sangat mengkhawatirkan.

"Pergerakannya memang cepat. Penyebarannya lebih cepat dibandingkan periode sebelumnya pada saat bulan Januari," ucapnya, Selasa (15/6/2021).

Data dari Dinas Kesehatan menyebutkan, dua pekan terakhir ada penambahan kasus aktif Covid-19 cukup signifikan di ibu kota.

Hingga 14 Juni 2021 kemarin, kasus aktif di Jakarta mencapai 19.096 atau naik kurang lebih 9.000 kasus dari sebelumnya 10.658 kasus pada 31 Mei lalu.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti saat ditemui di Balai Kota Jakarta, Selasa (15/6/2021).
Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti saat ditemui di Balai Kota Jakarta, Selasa (15/6/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/DIONISIUS ARYA BIMA SUCI)

Untuk itu, ia mengimbau seluruh warga Jakarta disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.

Dengan demikian, diharapkan rantai penularan Covid-19 bisa segera ditekan.

Baca juga: Kekabaran di Rumah Makan Ampera di Pulogadung Karena Korsleting Listrik

Baca juga: PBSI: Kepergian Markis Kido Duka Mendalam Bagi Insan Bulu Tangkis Indonesia

Baca juga: Mau Ikut Vaksinasi Massal di Stadion Patriot Bekasi, Begini Cara Daftarnya: Simak Jadwalnya

"Kami juga ingatkan untuk warga segera vaksin. Karena vaksin di DKI sudah dibuka untuk umur 18 tahun ke atas," ujarnya di Balai Kota Jakarta.

"Kemudian, walaupun sudah divaksin, tetap jaga protokol kesehatan," tambahnya menjelaskan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved