Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Tak Jadi Tarik Rem Darurat, Anies Baswedan Perpanjang PPKM Mikro Hingga 28 Juni 2021

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tak jadi menarik rem darurat yang sebelumnya sempat diwacanakan.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Muhammad Zulfikar
TRIBUNJAKARTA.COM/DIONSIUS ARYA BIMA SUCI
Tangkapan layar dari kanal youtube Pemprov DKI saat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberi sambutan dalam acara Pencanangan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-494 Kota Jakarta, Senin (24/5/2021). 

"Selama dua minggu ini, kenaikannya konstan dan cenderung mengalami lonjakan hingga per 14 Juni 2021 kasus aktif di Jakarta mencapai angka 19.096 atau naik 9.000-an kasus," kata dia.

"Bahkan, beberapa hari ini pertambahan kasusnya mencapai 2.000, 2.300, 2.400, dan 2.700 dengan kenaikan positivity rate yang juga signifikan di angka 17,9 persen," tambahnya.

Untuk mengatasi lonjakan kasus Covid-19, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan beserta jajarannya memutuskan memperpanjang PPKM Mikro hingga dua pekan ke depan.

Padahal, Anies sebelumnya sempat menggulirkan wacana bakal menarik rem darurat dan kembali menerapkan sejumlah pengetatan di ibu kota.

Kebijakan rem darurat bukan hal baru di ibu kota. Sebelumnya, Anies tercatat sudah dua kali mengambil kebijakan itu, yaitu pada September 2020 dan Februari 2021 lalu.

Dalam dua kesempatan itu, kebijakan eem darurat yang diambil Anies terbukti efektif menekan angka penularan Covid-19 di ibu kota.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved