Breaking News:

Virus Corona di Indonesia

Tangerang Selatan dan Seluruh Kota Kabupaten di Banten Masuk Zona Oranye Risiko Paparan Covid-19

Senin (14/6/2021), seluruh wilayah kabupaten dan kota di Provinsi Banten menyandang status zona oranye atau risiko sedang paparan Covid-19.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Muhammad Zulfikar
Instagram @dinkes_provbanten
Peta sebaran zona paparan Covid-19 se-Banten, diunduh pada Senin (14/6/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG SELATAN - Senin (14/6/2021), seluruh wilayah kabupaten dan kota di Provinsi Banten menyandang status zona oranye atau risiko sedang paparan Covid-19.

Hal itu terlihat di website Dinas Kesehatan Provinsi Banten, dinkes.bantenprov.go.id.

Sehari sebelumnya, pada Minggu (13/6/2021), hanya Tangerang Selatan (Tangsel), Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, Kota Cilegon dan Kota Serang saja yang berstatus zona oranye.

Hari ini, Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Lebak dan Kabupaten Serang yang mulanya zona kuning atau risiko rendah paparan Covid-19, kini menjadi oranye.

Untuk Tangsel, status zona paparan Covid-19 naik dari kuning ke oranye sejak 7 Juni 2021, alias sepekan lalu.

Naik status tersebut disebabkan banyaknya lonjakan kasus Covid-19 usai libur lebaran.

Baca juga: Profil Markis Kido, Atlet Bulutangkis Indonesia Peraih Medali Emas, Ini Sederet Prestasi Lainnya

Baca juga: Tak Lolos SBMPTN? Simak 10 PTN Ini Masih Buka Seleksi Mandiri, Cek Juga Tips Agar Lolos Tes

Baca juga: Sederet Seserahan Mewah dari Rizky Billar di Lamaran, Lesti Kejora Tertawa: Dede yang Pilih

Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie mengatakan, lonjakan kasus tersebut sudah diprediksi.

Pihaknya pun sudah meminta kepada 22 rumah sakit yang menangani pasien Covid-19 di Tangsel agar menyediakan lebih banyak tempat tidur isolasi.

"Ini memang sudah diperkitakan oleh banyak pihak, termasuk dengan kementerian kesehatan dan Satgas Covid. Ini efek dari liburan mudik kemarin, lebaran. Dan ini mungkin diperkirakan, masih terus akan bergejolak sampai akhir Juni ini," ujar Benyamin.

Sebagai informasi, saat ini jumlah total kasus Covid-19 di Tangsel sebanyak 11.777 kasus. 

Dari jumlah tersebut, sebanyak 396 orang masih dirawat di rumah sakit, isolasi mandiri di rumah atau isolasi mandiri di Rumah Lawan Covid-19 Tangsel

Sedangkan, sebanyak 10.975 orang dinyatakan sembuh dan 406 orang meninggal dunia.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved