Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Ciracas jadi Kecamatan dengan Jumlah Evakuasi Pasien Covid-19 Tertinggi Se-Jakarta 

Jumlah keseluruhan Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur tercatat sebagai Kecamatan dengan jumlah evakuasi tertinggi.

Penulis: Bima Putra | Editor: Wahyu Septiana
ISTIMEWA/Dokumentasi Dishub DKI Jakarta
Bus sekolah Dinas Perhubungan DKI Jakarta yang dikerahkan mengangkut pasien terkonfirmasi Covid-19 ke tempat isolasi - Jumlah keseluruhan Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur tercatat sebagai Kecamatan dengan jumlah evakuasi tertinggi. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Sebanyak 27.012 warga terkonfirmasi Covid-19 dievakuasi jajaran Unit Pengelola Angkutan Sekolah (UPAS) Dinas Perhubungan DKI Jakarta ke RS rujukan dan tempat isolasi khusus.

Jumlah tersebut merupakan akumulasi evakuasi yang dilakukan UPAS Dinas Perhubungan (Dishub) di wilayah Provinsi DKI Jakarta selama rentan bulan April hingga tanggal 15 Juni 2021.

Kepala UPAS Dishub DKI Jakarta Ali Murthado mengatakan dari jumlah keseluruhan itu Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur tercatat sebagai Kecamatan dengan jumlah evakuasi tertinggi.

"Warga Kecamatan Ciracas yang dievakuasi sebanyak 3.592, jumlahnya paling tinggi di antara Kecamatan se-DKI Jakarta. Kedua Kecamatan Pasar Minggu dengan jumlah 2.306 warga dievakuasi," kata Ali saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Rabu (16/6/2021).

Ketiga Kecamatan Koja, Jakarta Utara dengan jumlah warga terkonfirmasi yang dievakuasi sebanyak 2.099, keempat Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur dengan jumlah 1.813 warga.

Awak bus sekolah saat proses evakuasi 66 lansia penghuni Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 2, Cengkareng, Jakarta Barat, Senin (21/12/2020)
Awak bus sekolah saat proses evakuasi 66 lansia  (ISTIMEWA/Dokumentasi UPAS Dishub DKI Jakarta)

Kelima Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan dengan jumlah warga terkonfirmasi yang dievakuasi sebanyak 1.452, keenam Kecamatan Kramat Jati dengan jumlah 1.432 warga dievakuasi.

"Untuk RS rujukan yang jadi tempat evakuasi terbanyak itu RS Darurat Wisma Atlet. Dari tanggal 7 April hingga 15 Juni 2021 kita sudah evakuasi 19.284 pasien Covid-19 se-DKI Jakarta ke sana. Evakuasi atas permintaan pihak Puskesmas," ujarnya.

Di tingkat Kota, Ali menuturkan Jakarta Timur menjadi wilayah dengan jumlah warga terkonfirmasi yang paling banyak dievakuasi jajarannya selama tanggal 7 April hingga 15 Juni 2021.

Baca juga: Diterpa Hujan Angin, Pohon Ketapang Setinggi 20 Meter Tumbang Menimpa Warteg di Serpong

Baca juga: Kasus Positif Meningkat, Bed Occupancy Ratio Covid-19 di Kota Depok Sudah Lebih dari 60 Persen

Baca juga: Meski Dapur Wartegnya Hancur Tertimpa Pohon Tumbang, Fitria Tetap Melayani Pelanggannya

Selama rentan tersebut sebanyak 10.509 warga Jakarta Timur dievakuasi, sementara Jakarta Selatan menjadi Kota nomor urut dua dengan jumlah warga terkonfirmasi dievakuasi, yakni 7.521.

"Untuk evakuasi pasien terkonfirmasi Covid-19 kita ada 42 bus sekolah khusus yang sudah dimodifikasi dengan jumlah awak 90. Semua armada disiagakan di kantor UPAS di Kramat Jati. Kita siaga 24 jam menerima permintaan evakuasi dari Puskesmas," tuturnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved