Dorong Produktifitas Belajar, PDSI Luncurkan Program CSR Bertajuk Sekolah E-Learning untuk Siswa

i program CSR ini, pihaknya berharap dapat membantu putra putri bangsa dalam meningkatkan semangat belajar

Editor: Wahyu Aji
PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI), meluncurkan program Corporate Social Responsibility (CSR) yang bertajuk “Sekolah E-Learning Untuk Siswa”. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI), meluncurkan program Corporate Social Responsibility (CSR) yang bertajuk “Sekolah E-Learning Untuk Siswa”.

Kegiatan ini sebagai wujud rasa terima kasih kepada masyarakat Indonesia sekaligus untuk menyambut hari ulang tahun ke-13 PDSI.

Asisten Manager Security PT. PDSI Project Jawa Ahmad Syahrudi, mengatakan, melalui program CSR ini, pihaknya berharap dapat membantu putra putri bangsa dalam meningkatkan semangat belajar dan lebih lebih produktif lagi di masa pandemi Covid-19.

Program ini merupakan bagian dari program pertamina cerdas yang memiliki tanggungjawab sosial PT. Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) bidang Pendidikan yang merupakan AP PT. Pertamina (persero) di wilayah kerjanya masing-masing.

Tema kegiatan ini adalah “Pendidikan Berbasis E-learning sebagai aktualisasi dan esensi pembelajaran diera pandemic dan krisis multi dimensi”.

"Program CSR yang bertajuk 'Sekolah E-Learning Untuk Siswa' ini dilakukan di SMPN 1 Karang Ampel Indramayu selama dua hari. Pelatihan dimulai dari tanggal 15 - 16 Juni 2021 yang diikuti oleh seluruh guru SMPN 1 Karang Ampel sebanyak 53 orang," kata Syahrudi.

Menurutnya, sekolah e-learning ini memberikan suatu pembelajaran kepada guru dan siswa, tentang teknik pembelajaran jarak jauh dengan menggunakan web aplikasi yang sudah disiapkan.

Selain itu juga berbagai instrument pembelajaran yang dibutuhkan sesuai mata pelajaran masing-masing, yang dapat diakses oleh seluruh guru dan siswa.

Disebutkan, dalam kegiatan ini juga diberikan materi tentang Parenting dan Pendidikan karakter sebagai materi fundamental tentang pembentukan kepribadian siswa dan problem solvingnya.

Program ini dibuat atas dasar kebutuhan pembelajaran di masa pandemi Covid-19.

Dimana Pendidikan merupakan aspek masyarakat yang paling terdampak, sehingga pihaknya membuat satu terobosan dalam menginisiasi permasalahan pendidikan yang ada.

Oleh karena itu terbentuklah sekolah e-learning tersebut.

Hal senada juga ditegaskan oleh Asisten CSR PT. PDSI, Indah Septiani, yang mengatakan bahwa pembelajaran Berbasis E-learning ini menjadi misi CSR PT. PDSI dalam memberikan tanggungjawab sosial pendidikan terhadap masyarakat.

Sehingga program ini merupakan hasil observasi dan sosial mapping dari wilayah, yang merupakan masalah fundamental yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

"Sehingga kami sangat memandang penting untuk dilakukannya program tersebut dan diimplentasikan dalam kegiatan CSR tahun ini," kata Indah.

Sementara,l, Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu, H. Supardo menambahkan, mengucapkan terimakasih dan apresiasi adanya program CSR ini.

Selain itu juga ia mengucapkan selamat Ulang Tahun ke-13 pada PT. PDSI.

Dengan adanya program ini terjadi keselarasan dalam tujuan pembangunan pendidikan antara pemerintah, masyarakat dan perusahaan.

"Sungguh ini program yang luar biasa, benar-benar mengena dan tepat sasaran. Sesuai dengan masalah yang di lapangan. Karena Kabupaten Indramayu sangat haus dengan teknologi seperti ini dan butuh support dari berbagai pemangku kepentingan yang ada di indramayu termasuk PT. PDSI," kata Supardo.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved