Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Depok

Kasus Covid-19 Meningkat di Kota Depok, Hari Ini Bertambah 122 Kasus Positif

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana, mengatakan, peningkatan kasus Covid-19 terus terjadi sejak sepekan belakangan ini.

Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Wahyu Septiana
Freepik via Tribunnews.com
Ilustrasi Virus Corona - Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana, mengatakan, peningkatan kasus Covid-19 terus terjadi sejak sepekan belakangan ini. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS - Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana, mengatakan, peningkatan kasus Covid-19 terus terjadi sejak sepekan belakangan ini.

"Dalam Minggu ini memang terjadi peningkatan kasus harian kita 350 kasus dan hari ini bertambah 122 kasus," ujar Dadang dalam video resminya pada wartawan, Rabu (16/6/2021).

Dadang mengatakan, positif rate juga terus meningkat hingga saat ini dan telah mencapai angka 30 persen.

Pekan sebelumnya, positif rate di Kota Depok berada di angka 25 persen.

Itu artinya, terjadi kenaikan positif rate hingga lima persen dalam waktu sepekan ini.

Layar tangkap video penjelasan dari Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana, Rabu (16/6/2021).
Layar tangkap video penjelasan dari Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana, Rabu (16/6/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA)

"Positif rate kita fluktuaktif dan saat ini berada di kisaran 30 persen dimana Minggu lalu kita berada di 25 persen," ungkapnya.

Kondisi tersebut, disebut Dadang masih terus mengalami kenaikan hingga saat ini.

"Dan itu terus meningkat hingga saat ini," bebernya singkat.

Baca juga: Basarnas Umumkan Formasi CPNS Jelang Seleksi CASN 2021, Ada Banyak Formasi untuk Lulusan SMA/SMK

Baca juga: Cara Cek Hasil Seleksi PPDB DKI Jakarta 2021 Jalur Afirmasi, Diumumkan Rabu Sore Ini

Baca juga: Anji Manji Jajan Ganja Melalui Situs Ini di Internet, Polisi: Itu dari Amerika

Sebelumnya juga diberitakan, Wisma Makara dan Gedung Pudat Studi Jepang Universitas Indonesia (UI) yang difungsikan menjadi lokasi isolasi pasien Covid-19 telah mencapai batas kapasitas maksimalnya.

Penuhnya daya tampung di dua lokasi isolasi ini disebabkan oleh kasus Covid-19 yang terus meningkat secara signifikan, kurang lebih sejak tiga pekan belakangan ini.

"Tempat tidur perawatan OTG di Wisma Makara dan Pusat Studi Jepang UI sudah mencapai 100 persen," pungkas Dadang.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved