Breaking News:

Kasus Mafia Tanah 45 Hektare, Warga Pinang Tangerang Harap Nota Keberatan Terdakwa Ditolak Hakim

Masyarakat yang terdampak meminta pihak penegak hukum untuk tegas menolak nota keberatan yang diajukan kuasa hukum terdakwa DM (48) dan MCP (61)

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Polres Metro Tangerang Kota saat melakukan rilis mafia tanah di kawasan Alam Sutera, Kota Tangerang, Selasa (13/4/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Kasus mafia tanah seluas 45 hektare di Kecamatan Pinang, Kota Tangerang telah memasuki meja persidangan.

Masyarakat yang terdampak meminta pihak penegak hukum untuk tegas menolak nota keberatan yang diajukan kuasa hukum terdakwa DM (48) dan MCP (61).

Sidang kedua beragendakan pembelaan terdakwa digelar pada Selasa (15/6/2021) di Pengadilan Negeri Tangerang.

Dalam sidang tersebut tim kuasa hukum dari DM (48) dan MCP (61) membacakan keberatan ke Majelis Hakim.

Seorang warga Pinang, Tata Faizal menceritakan kalau dalam sidang tersebut tim kuasa hukum membacakan nota pembelaan kedua terdakwa.

"Kemarin sidang kedua pembelaan tuduhan dari pengacaranya tersangka Darmawan," kata Tata saat dihubungi awak media, Rabu (16/6/2021).

Dari informasinya, sidang pembelaan berikutnya akan dijawab Majelis Hakim pada pekan depan, Senin (22/6/2021).

"Pokoknya minggu depan itu tanggapan dan jawaban. Besar harapan kami majelis hukum dapat menolak pembelaan terdakwa," harapan Tata.

Senada dengan Tata, warga Pinang lainnya, Marcel juga meminta Majelis Hakim menolak keberatan tersebut.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved