Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Depok

Kasus Positif Meningkat, Bed Occupancy Ratio Covid-19 di Kota Depok Sudah Lebih dari 60 Persen

Kondisi bed occupancy rate (BOR) untuk pasien Covid-19 di Kota Depok telah lebih diatas 60 persen. BOR tempat tidur isolasi sudah 63,66 persen

Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Dadang Wihana. Kondisi bed occupancy rate (BOR) untuk pasien Covid-19 di Kota Depok telah lebih diatas 60 persen. BOR tempat tidur isolasi sudah 63,66 persen 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS - Kondisi bed occupancy rate (BOR) untuk pasien Covid-19 di Kota Depok, Jawa Barat, telah lebih diatas 60 persen.

Lebih rinci, Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana, mengatakan, BOR tempat tidur isolasi saat ini sudah di angka 63,66 persen.

Sementara BOR untuk di Ruang ICU sejumlah rumah sakit rujukan Covid-19 sudah di angka 66,07 persen.

"Kondisi saat ini bertambah pada peningkatan BOR di rumah sakit. Untuk BOR tempat tidur isolasi saat ini diangka 63,67 persen, sedang BOR ICU sudah 66,07 persen," jelas Dadang dalam video resminya, Rabu (16/6/2021).

Dadang mengatakan, angka tersebut mengalami kenaikan dibandingkan pekan lalu.

Layar tangkap video penjelasan dari Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana, Rabu (16/6/2021).
Layar tangkap video penjelasan dari Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana, Rabu (16/6/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA)

Pekan lalu, persentase BOR di Kota Depok masih dibawah angka 40 persen.

"Dibanding Minggu lalu kan masih dibawah 40 persen," jelasnya.

Baca juga: Format Kompetisi Liga 2 Seperti Tarkam, Semen Padang Sentil PSSI dan PT LIB: Ini Kan Tidak Elok

Baca juga: Persija Jakarta Dipenuhi Pemain Muda Jelang Liga 1 2021, Ini Komentar Pemain Senior Macan Kemayoran

Baca juga: Suami Meninggal dan Ditinggalkan Anak, Tangis Emak Fitriyani Jual Bansos Demi Bayar Kontrakan

Sebelumnya juga diberitakan, Wisma Makara dan Gedung Pudat Studi Jepang Universitas Indonesia (UI) yang difungsikan menjadi lokasi isolasi pasien Covid-19 telah mencapai batas kapasitas maksimalnya.

Penuhnya daya tampung di dua lokasi isolasi ini disebabkan oleh kasus Covid-19 yang terus meningkat secara signifikan, kurang lebih sejak tiga pekan belakangan ini.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved