Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Kemenag Tutup Rumah Ibadah di Zona Merah, Wagub DKI: Beribadah Bisa dari Rumah

Wakil Gubernur DKI Jakarta meminta warga yang berada di zona merah menyebaran Covid-19 beribadah di rumah.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Wahyu Aji
Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Virus Corona 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Wakil Gubernur DKI Jakarta meminta warga yang berada di zona merah menyebaran Covid-19 beribadah di rumah.

Imbauan ini diberikan Ariza menindaklanjuti surat edaran Menteri Agama yang meminta seluruh kegiatan keagamaan di rumah ibadah yang berada di zona merah ditiadakan.

“Ibadah tidak mesti di tempat ibadah, bisa di rumah masing-masing. Kami imbau ibadah sementara ini dilakukan di rumah masing-masing,” ucapnya, Kamis (17/6/2021).

Sedangkan, tempat ibadah yang berada di luar zona merah, Ariza tetap mengimbau para pengurus tempat ibadah memberlakukan pembatasan-pembatasan.

Jemaah yang boleh beribadah di sana pun hanya warga yang berada di sekitar lokasi tempat ibadah tersebut.

“Jadi beribadah di tempat terdekat kita berada, bagi yang harus ke masjid, ke musala, dan ke gereja,” ujarnya di Balai Kota.

Baca juga: Horor Kasus Covid-19 Terus Meroket, Pemprov DKI Tetap Izinkan Live Music di Kafe hingga Hotel

Baca juga: 3 Jurus Jitu Gubernur Anies Atasi Krisis Tempat Tidur Khusus Covid-19 di Jakarta

Menurutnya, pembatasan jemaah ini harus dilakukan guna meminimalisir penularan Covid-19 di lingkungan tempat ibadah.

Selain itu, pembatasan ini bisa memudahkan petugas dalam melakukan tracing saat ada temuan kasus positif Covid-19.

“Jadi jangan jauh-jauh, supaya tidak terjadi kerumunan. Tidak terjadi mobilitas yang tinggi itu maksudnya,” tuturnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved