Antisipasi Virus Corona di Tangerang

Kasus Covid-19 Meroket Lagi, Pemerintah Kota Tangerang Batasi Operasional Sederet Kegiatan Ekonomi

Pemerintah Kota Tangerang kembali memberlakukan beberapa aturan seperti pada awal pandemi Covid-19 tahun lalu.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA
ILUSTRASI Suasana di bioskop XXI yang ada di PGC, Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu (29/8/2020) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Pemerintah Kota Tangerang kembali memberlakukan beberapa aturan seperti pada awal pandemi Covid-19 tahun lalu.

Peraturan tersebut dicantumkan dalam surat edaran dengan nomor 180/2188 -Bag.Hkm/2021.

Surat edaran tersebut memuat aturan bahwa sejumlah tempat hiburan seperti karaoke, bioskop serta area ketangkasan ditutup.

"Untuk kegiatan jasa usaha penyelenggaraan hiburan berupa gelanggang seni (bioskop) ditutup," tulis surat tersebut dipoin nomor 13 yang ditetapkan pada 14 Juni 2021.

Kemudian, untuk tempat ibadah masih diizinkan untuk dibuka dengan kapasitas maksimal 50 persen, kecuali rumah ibadah yang berada di zona merah.

Kegiatan perkantoran juga dibatasi dengan menerapkan work from home (WFH) sebanyak 50 persen dan work from office (WFO) 50 persen.

Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Kota Tangerang kembali membatasi waktu operasional kegiatan ekonomi.

Hal tersebut dikarenakan meroketnya kasus Covid-19 di Kota Tangerang dalam kurun waktu 10 hari ke belakang.

Baca juga: Kasus Covid-19 Naik, Waktu Operasional Restoran di Tangerang Dibatasi Lagi

Baca juga: Pasien Covid-19 Gejala Berat Tangsel Ditolak Puskesmas Hingga Naik Motor ke RS di Kota Tangerang

Mulai dari pusat pertokoan, warung makan, kafe, restoran, pasar modern, swalayan hingga mal yang harus ditutup lebih awal.

"Sektor ekonomi dengan keputusan bersama kembali Pemkot Tangerang batasi. Pusat pertokoan, warung makan, kafe, restoran hingga mal harus tutup lebih awal yaitu pukul 19.00 WIB," jelas Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah di kantornya, Kamis (17/6/2021).

"Tapi masih diperbolehkan melayani pesanan takeaway hingga pukul 21.00 WIB," imbuh dia lagi.

Pembatasan aktivitas masyarakat juga diberlakukan pada hajatan baik itu khitanan maupun pernikahan.

Arief menegaskan, pada aktivitas di atas tidak diperbolehkan makan di tempat.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved