Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Tangerang

Kasus Covid-19 Meroket Lagi, Pemerintah Kota Tangerang Batasi Operasional Sederet Kegiatan Ekonomi

Pemerintah Kota Tangerang kembali memberlakukan beberapa aturan seperti pada awal pandemi Covid-19 tahun lalu.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA
ILUSTRASI Suasana di bioskop XXI yang ada di PGC, Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu (29/8/2020) 

"Sektor ekonomi dengan keputusan bersama kembali Pemkot Tangerang batasi. Pusat pertokoan, warung makan, kafe, restoran hingga mal harus tutup lebih awal yaitu pukul 19.00 WIB," jelas Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah di kantornya, Kamis (17/6/2021).

"Tapi masih diperbolehkan melayani pesanan takeaway hingga pukul 21.00 WIB," imbuh dia lagi.

Pembatasan aktivitas masyarakat juga diberlakukan pada hajatan baik itu khitanan maupun pernikahan.

Arief menegaskan, pada aktivitas di atas tidak diperbolehkan makan di tempat.

"Semua aktivitas makan pada acara hajatan, harus berbentuk take away atau hampers. Tak terkecuali tahlillan yang juga kami batasi," papar Arief.

Dalam waktu dekat pun, Pemerintah Kota Tangerang bakal menambah rumah isolasi terkonsentrasi (RIT) untuk pasien Covid-19.

Baca juga: Fasilitas Isolasi Pasien Covid-19 di Kota Tangerang Penuh, Pemkot Bakal Gandeng Hotel Lagi

Baca juga: Meningkat Drastis, Dalam Sehari 60 Orang di Kota Tangerang Positif Covid-19

Sebab, diketahui dalam beberapa waktu terakhir ini jumlah kasus Covid-19 di Kota Tangerang sangat bertambah drastis.

Arief R Wismansyah mengatakan, keputusan tersebut merupakan kesepakatan bersama dengan Forkopimda.

Menurutnya, Pemkot Tangerang akan menerapkan hal serupa saat awal Pandemi Covid-19.

Seperti menggunakan kembali RIT Dinsos juga beberapa hotel untuk dijadikan tempat isolasi mandiri pasien Covid-19.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved