Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Kawasan Bulungan Jakarta Selatan Rawan Kerumunan, Aparat Gabungan Lakukan Penyekatan

Kapolsek Kebayoran Baru AKBP Febri Isman Jaya mengatakan, penyekatan dilakukan untuk mengantisipasi kerumunan.

Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim
Kapolsek Kebayoran Baru AKBP Febri Isman Jaya (kiri) dan Camat Kebayoran Baru Tomy Fudihartono (tengah) di pos penyekatan di kawasan Bulungan, Jakarta Selatan, Jumat (18/6/2021) malam. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Aparat gabungan melakukan penyekatan di kawasan Bulungan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (18/6/2021).

Kapolsek Kebayoran Baru AKBP Febri Isman Jaya mengatakan, penyekatan dilakukan untuk mengantisipasi kerumunan.

"Khusus malam Sabtu dan malam Minggu, penyekatan kita mulai dari jam 18.00," kata Febri kepada wartawan di lokasi.

Febri menilai kawasan Bulungan menjadi lokasi paling rawan kerumunan di wilayah Kebayoran Baru.

"Sasaran Operasi Yustisi itu salah satunya di bulungan. Kenapa Bulungan? Karena kita anggap sangat padat aktivitas," ujar dia.

Ia menambahkan, banyak pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Bulungan yang menawarkan makanan dengan harga terjangkau.

Baca juga: Ribuan Pohon Salak Condet di Balekambang Bakal Dijadikan Daya Tarik Agro Wisata

Baca juga: Euro 2020 - Timnas Inggris Percaya Diri Kalahkan Skotlandia dan Lolos ke Babak Berikutnya

Baca juga: 150 Petugas Gabungan Dikerahkan untuk Razia PPKM di Jakarta Timur

Hal itu menjadi salah satu pemicu yang membuat masyarakat mendatangi kawasan tersebut.

"Di sini kan banyak tempat pedagang kaki lima untuk menjajakkan dagangannya. Harga makanan di sini mungkin sangat di bawah sekali, sehingga banyak orang nongkrong-nongkrong di sini dibanding tempat lain," tutur Febri.

Sementara itu, Camat Kebayoran Baru Tomy Fudihartono mengatakan, penyekatan di Bulungan akan terus dilakukan hingga pandemi Covid-19 berakhir.

"Yang jelas sampai Covid-19 ini selesai. Kalau cuma turun kasusnya tetap kita nggak buka penyekatan, kita tetap konsisten," kata Tomy.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved