Breaking News:

KNPI Kota Bekasi Polisikan Pegiat Media Sosial Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik

Ketua KNPI Kota Bekasi Mardani Ahmad mengatakan, laporan dilayangkan pada Kamis (17/6/2021) kemarin ke Polres Metro Bekasi Kota atas dugaan pencemaran

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Polres Metro Bekasi Kota di Jalan Pramuka, Marga Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Pegiat media sosial Adam Deni, pemilik akun @adngrk dilaporkan ke polisi oleh Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Bekasi.

Ketua KNPI Kota Bekasi Mardani Ahmad mengatakan, laporan dilayangkan pada Kamis (17/6/2021) kemarin ke Polres Metro Bekasi Kota atas dugaan pencemaran nama baik.

"Laporan kemarin, terkait dugaan pencemaran nama baik yang dilontarkan akun Instagram @adngrk," kata Mardani, Jumat (18/6/2021).

Mardani menjelaskan, kasus dugaan pencemaran nama baik ini bermula saat dia berkomentar ke salah satu unggahan akun @adngrk.

Unggahan itu terkait viral restoran milik anak Wali Kota Bekasi Omma Restaurant di Pekayon Jaya, Bekasi Selatan, disidak oknun Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

"Awalnya saya berkomentar soal sidak tersebut, saya menanyakan apakah sidak yang dilakukan oknum mengatasnamakan Satgas Covid-19 dari BNPB resmi atau tidak," ucapnya.

Baca juga: Kasus Aktif Covid-19 di DKI Capai 24.511, Anies Baswedan: Nomor Satukan Keselamatan

Baca juga: Polisi Tangkap Maling Spesialis Rumah Kosong di Tangerang

Baca juga: Proses Penerimaan Pasien Covid-19 di Rusun Nagrak Akan Sama Seperti Hotel Tempat Isolasi Mandiri

Namun, komentar dari Mardani justru ditanggapi sinis oleh Adam Deni, dia malah membawa-bawa institusi organisasi.

Salah satu kata-katanya adalah 'Anak buahnya tolong dikondisikan ya bos @mardhaniahmad55 Mau propaganda ke gw caranya jangan sampah dan norak kayak gtu ah. Face to face aja kita yuk,...'

Mardani selanjutnya berusaha menanggapi respon dari Adam Deni melalui direct massage instagram, pemelik akun @adngrk justru melontarkan kata-kata yang dianggap tak senonoh.

"Sebenarnya saya berusaha untuk tabayun (konfirmasi), sebab yang bersangkutan berkomentar kata-kata 'anak buah' artinyakan bawa-bawa anggota saya karena saya aktif di KNPI aja," terang dia.

Karena tidak ada itidak baik dari yang bersangkutan untuk mengklarifikasi atas ucapannya, KNPI Kota Bekasi akhirnya menempuh jalur hukum.

"Laporan sudah kita layangkan ke Polres, upaya ini kita lakukan untuk menjaga marwah organisasi, selanjutnya proses berjalan di kepolisian," paparnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved