Breaking News:

Tidar Ajak Anak Muda Manfaatkan Peluang di Media Sosial saat Pandemi Covid-19

Ketua Bidang Infokom PP TIDAR Raditya Putra Pratama mengatakan, anak muda harus bisa memanfaatkan peluang media sosial (Medsos) di tengah pandemi

Editor: Muhammad Zulfikar
Tribunnews.com
Ilustrasi Media Sosial 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Tunas Indonesia Raya (TIDAR) sayap pemuda Partai Gerindra menggelar event RADAR (Ragam Aktualiasi Tidar) dengan tema 'Optimalisasi Peran Anak Muda Lewat Media Sosial'.

Ketua Bidang Infokom PP TIDAR Raditya Putra Pratama mengatakan, anak muda harus bisa memanfaatkan peluang media sosial (Medsos) di tengah pandemi Covid-19. Salah satunya dengan memanfaatkan medsos untuk mendukung aktivitas politik atau menunjang usahanya.

"Tetap semangat di pandemi, tetap cari peluang. Jangan takut berusaha, jangan takut masuk politik," tutur Radit kepada wartawan, Minggu (20/6/2021).

Dengan memanfaatkan media sosial dengan baik, dia yakin setiap tujuan anak muda akan lebih mudah dicapai. Baik dalam berusaha atau berpolitik. Namun menggunakan media sosial dengan bijak.

Guna memaksimalkan itu, dia mengingatkan anak muda tidak terlalu ambil pusing terhadap orang yang tidak suka (haters) di media sosial. Lebih baik mereka fokus dengan apa yang tengah dikembangkan.

"Namanya hidup pasti ada yang suka dan tidak suka. Untuk menghadapi yang tidak suka itu lebih baik tidak usah ditanggapi. Ngapain kita tanggapi orang yang tidak suka kepada kita, kita fokus saja kepada orang yang suka kita," ujarnya.

Sementara Youtuber sekaligus Ketua Divisi Medsos DPP Gekrafs Hasan Jr11 mengatakan, saat ini media sosial adalah segalanya. Sebab, saat ini hampir semua orang menggunakan media sosial.

Dengan demikian, dia menyarankan anak muda di Indonesia bisa memanfaatkan media sosial dengan sebaik-baiknya. Apalagi, kata dia, media sosial saat ini adalah bentuk investasi.

Baca juga: Adu Mulut Soal Parkir, Anggota TNI Dihantam Batu dan Balok oleh 10 Preman, Ini Kronologinya

Baca juga: Anies Geram Data Covid-19 di Jakarta Meningkat, 5 Tempat Makan di Jakarta Ditutup 3 X 24 Jam

"Jadi sosial media bukan hanya mengejar eksistensi, jadi sosial media adalah investasi masa depan. Walaupun sosial media bukan uang, tapi ini adalah investasi yang luar biasa yang tak terkira harganya, kerena disini siapapun kamu punya kesempatan yang sama untuk punya pengaruh yang besar di sosial media," ujarnya.

Hasan merinci, investasi yang dimaksud bukanlah uang, namun suatu pengaruh. Nah, apabila seseorang sudah pengaruh yang besar di media sosial, maka dia akan mudah membawa pengaruh itu untuk suatu tujuan.

"Misalnya mau jual barang, kita mau gerakan masyarakat untuk bisnis, atau kita memberikan dan memajukan ekonomi dan kita bisa mendapat hasilnya," tuturnya.

Menurut dia, semua orang di media sosial memiliki peluang yang sama untuk mendapat pengaruh itu. Untuk itu, dia menyarankan sebaiknya anak muda memanfaatkan media sosial dan menggunakannya untuk hal yang positif.

"Kalian punya kesempatan untuk punya kesempatan mempunyai pengaruh besar di masyarakat. Di sosial media yang penting ide yang bagus, ide yang brilian, ide itu bukan hanya video, bisa tulisan, foto dll," ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved