Breaking News:

Panik Dirazia Petugas, Pihak Tori Bar Kunci Pintu dan Tak Dibuka Walau Terus Digedor Selama 30 Menit

Didatangi petugas, dua karyawan Tori Bar sempat masuk dan langsung mengunci pintu.

Editor: Siti Nawiroh
TribunJakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas
Suasana keramaian pengunjung yang tidak menerapkan jaga jarak di Tori Bar saat didatangi aparat gabungan pada Sabtu (19/6/2021) 

Ia melanjutkan pihak bar ketakutan karena di bar tersebut ditemukan banyak pelanggaran.

"Mereka ketakutan secara psikologis dan karena kesalahannya," tambahnya. 

Pengamatan TribunJakarta.com di lokasi, dua orang karyawan yang sedang berjaga di luar seketika masuk ke dalam bar dan mengunci pintu masuk begitu melihat petugas gabungan datang.

Suasana ramai yang dipenuhi oleh suara obrolan pengunjung seketika berubah hening. Suara musik pun tak lagi terdengar. 

Setelah hampir 30 menit menunggu, pintu akhirnya dibuka oleh orang di dalam bar. 

Terlihat puluhan pengunjung berada di dalam bar. Mereka tampak tak saling menjaga jarak saat duduk berbincang.

Tori Bar, lanjut Mundari, akan dikenakan sanksi tutup selama tiga hari. Satpol PP kemudian menempel stiker sanksi tersebut di depan pintu bar.

Mundari menyayangkan sikap pemilik bar yang tidak kooperatif dan tidak menerapkan protokol kesehatan di tengah situasi darurat pandemi di Ibu Kota.

Kapolsek Cilandak, Kompol M Agung Perdana meminta seluruh pelaku sektor usaha untuk mematuhi aturan atau imbauan pemerintah demi menekan tingginya angka kasus positif Covid-19 di Jakarta. 

"Tidak terpenuhinya prokes di bar ini dapat membuat pengunjung tertular dengan kondisi ruangan sempit tanpa jaga jarak," pungkasnya. 

Ia berpesan agar warga bersama-sama menjaga diri dengan menerapkan protokol kesehatan di masa darurat pandemi Covid-19. 

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved