Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Tangsel

Pemkot Tangsel Larang Pesta Pernikahan Hingga Lomba Burung: Acara Akan Langsung Ditutup

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kembali melarang gelaran pesta, resepsi atau hajatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kembali melarang gelaran pesta, resepsi atau hajatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG SELATAN - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kembali melarang gelaran pesta, resepsi atau hajatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan.

Larangan tersebut termaktub dalam Surat Edaran Wali Kota Tangsel nomor 443/2073/Huk, tertanggal 15 Juni 2021.

Dalam surat edaran terbaru terkait penanganan Covid-19 itu, Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie sama sekali tidak menghendaki adanya kerumunan

Bukan hanya resepsi pernikahan, lomba burung kicau yang memang subur di Tangselpun dilarang. 

Baca juga: Gareth Bale: Mengalahkan Italia Akan Menjadi Hasil yang Fantastis

Semua itu demi menekan angka penularan Covid-19 yang tengah melonjak.

Jika masih tetap dilanggar, maka sanksinya tegas, acara akan dibubarkan.

"Masyarakat yang berdomisili di Tangerang Selatan tidak menyelenggarakan kegiatan/ event seni, sosial, dan budaya termasuk pertemuan, pesta pernikahan, khitanan, hajatan, dan lomba burung di kawasan perumahan/ permukiman, serta apabila terjadi pelanggaran dilakukan penegakan hukum penutupan lokasi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang undangan," tertulis pada poin 11 huruf b.

Khusus Satgas Covid-19 tingkat RT dan RW, Benyamin memberikan tugas khusus untuk memantau kegiatan warganya.

Baca juga: Viral Pengemudi Mobil Lepas Tembakan ke Udara di Melawai Jaksel, Polisi Temukan 2 Selongsong Peluru

Apa bila masih ada gelaran hajatan hingga lomba burung, acara akan langsung ditutup.

"Khusus Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Tingkat Rukun Warga dan Rukun Tetangga, selain huruf a sampai dengan huruf b, wajib menghentikan sementara penyelenggaraan kegiatan/ event seni, sosial, dan budaya termasuk pertemuan, pesta pernikahan, khitanan, hajatan, dan lomba burung di kawasan perumahan/ permukiman, serta apabila terjadi pelanggaran dilakukan penegakan hukum penutupan lokasi sesuai dengan kewenangan dan ketentuan peraturan perundang-undangan," tertulis pada poin 12 huruf e.

Baca juga: Dinkes Sebut Warga Tangsel Usia Minimal 18 Tahun Bisa Vaksinasi Covid-19 Gratis di Puskesmas

Benyamin mengatakan, surat edaran tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) itu berlalu sampai 28 Juni 2021.

"Surat edaran berlaku pada 15-28 Juni 2021," pungkas Benyamin. 

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved