Antisipasi Virus Corona di DKI

Dinas Kesehatan Prediksi Kasus Aktif Covid-19 di DKI Bisa Tembus 218 Ribu pada Agustus 2021

Dinas Kesehatan DKI Jakarta memprediksi, kasus aktif Covid-19 di ibu kota bisa mencapai 218 ribu kasus pada bulan Agustus mendatang.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Muhammad Zulfikar
(KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG)
Petugas kesehatan menggunakan alat pelindung diri saat memberikan berkas pasien Covid-19 saat tiba di pos pemeriksaan IGD Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19, Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (16/9/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Dinas Kesehatan DKI Jakarta memprediksi, kasus aktif Covid-19 di ibu kota bisa mencapai 218 ribu kasus pada bulan Agustus mendatang.

Pasalnya, penyebaran Covid-19 di DKI Jakarta saat ini terus meroket dan angka pertambahannya mencapai 5.000 kasus per hari.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan DKI jakarta Widyastuti di kanal youtube BNPB Indonesia yang dilihat TribunJakarta.com Senin (21/6/2021) siang.

"Kalau kita lakukan prediksi, ini bisa sampai tembus kasus aktif harian itu mencapai lebih dari 70 ribu. Bahkan, sampai Agustus bisa mencapai 218 ribu," ucapnya.

Menurutnya, angka ini bukan mustahil terjadi bila laju penularan Covid-19 di ibu kota tak bisa ditekan.

Sebab, angka kasus penularan Covid-19 di ibu kota terus meningkat setiap harinya.

Bahkan, sudah tiga hari berturut-turut DKI memecahkan rekor pertambahan kasus harian Covid-19.

"Kami mencoba prediksi peningkatan yang moderat, itu angka grafiknya sedikit landai. Tapi, pada saat kondisi yang maksimal, itu luar biasa," ujarnya.

Baca juga: Saksi Mata Ungkap Detik-detik Pengemudi Fortuner Lepaskan Tembakan di Dekat Rumah Dinas Budi Gunawan

Baca juga: Petugas Satpol PP Tutup 8 Tempat Makan di Jakarta Pusat yang Melanggar Protokol Kesehatan 

Baca juga: TPU Kampung Dukuh Belum Diputuskan Jadi Tempat Pemakaman Khusus Covid-19

Anak buah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ini menyebut, munculnya varian baru Covid-19 bisa menularan Covid-19 di ibu kota mencapai angka maksimal.

Hal ini terjadi lantaran penyebaran dan penularan varian baru itu disebut-sebut lebih cepat.

"Ini terkait dengan adanya prediksi varian baru yang menjadi perhitungan kita. Jadi kami menghitung kasus aktif harian di DKI Jakarta itu sangat luar biasa," kata dia.

Guna mencegah hal ini, berbagai upaya bakal dilakukan Pemprov DKI Jakarta dalam mengatasi semakin naiknya angka penularan Covid-19.

Salah satunya dengan menekan mobilitas warga dan mengimbau warga tetap berada di rumah bila tidak ada keperluan mendesak.

"Ini tentunya angka prediksi. Kenapa kita hitung? Karena kita harus intervensi sesuatu yang lebih masif seperti halnya di tahun-tahun lalu," tuturnya.

"Tentu yang berbeda adalah kalau tahun lalu sekupnya hanya di Jakarta dan sekitarnya, tetapi tentu dengan tahun ini karena maraknya di provinsi lain bisa diharapkan pembatasan yang lebih luas," tambahnya menjelaskan.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved