Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Bekasi

Kasus Covid-19 di Kota Bekasi Meroket hingga Menyebabkan RSUD Penuh: Warga yang Kumpul Dibubarkan

Covid-19 di Kota Bekasi tengah mengalami peningkatan yang cukup signifikan, hal ini berimbas pada keterisian RSUD milik pemerintah.

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Wahyu Septiana
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Stadion Patriot Candrabhaga di Jalan Jenderal Ahamad Yani, Bekasi Selatan saat digunakan sebagai RS Darurat penanganan Covid-19 - Covid-19 di Kota Bekasi tengah mengalami peningkatan yang cukup signifikan, hal ini berimbas pada keterisian RSUD milik pemerintah. 

Dinkes Kota Bekasi lanjut Tanti, telah bersurat ke seluruh rumah sakit di Kota Bekasi serta Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia (ARSSI) Kota Bekasi agar memperluas kapasitas isolasi pasien Covid-19.

"Kita bersurat kepada seluruh rumah sakit swasta agar kapasitas isolasi untuk penanganan pasien Covid-19 diperluas, karena kondisi saat ini memang cukup meningkat sebarannya," terang dia.

Warga Kumpul-kumpul Dibubarkan

Personel gabungan TNI-Polri, Satpol PP menggelar operasi yustisi guna mencegah kerumunan warga di tengah meningkatnya kasus sebaran Covid-19.

Kegiatan salah satunya berlangsung di kawadan Alun-alun Kota Bekasi, Jalan Veteran, Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Sabtu (19/6/2021).

Personel gabungan yang dipimpin Kabag Ops Polres Metro Bekasi Kota AKBP YS Muryono menertibkan warga yang masih ramai kumpul-kumpul di lokasi tersebut.

Personel yang terdiri dari TNI-Polri, Satpol PP Kota Bekasi mengimbau warga agar membubarkan diri mengingat masih diberlakukan kelihatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro.

Personel gabungan dari Polres Metro Bekasi Kota, Kodim 0507/Kota Bekasi, Satpol PP Kota Bekasi menggelar operasi yustisi di alun-alun, Jalan Veteran, Bekasi Selatan, Sabtu (19/6/2021).
Personel gabungan dari Polres Metro Bekasi Kota, Kodim 0507/Kota Bekasi, Satpol PP Kota Bekasi menggelar operasi yustisi di alun-alun, Jalan Veteran, Bekasi Selatan, Sabtu (19/6/2021). (ISTIMEWA)

"Untuk menekan angka penyebaran Covid-19 yang masih tinggi di Kota Bekasi, masyarakat harus kita sadarkan terus, kita minta dengan hormat, agar menjaga protokol kesehatan, pemerintah juga sudah selalu berupaya salah satunya dengan vaksinasi," kata Muryono.

Petugas gabungan menyisir tempat kumpul-kumpul warga di kawasan alun-alun, mereka diminta untuk membungkus makanan yang sudah dipesan dan kembali ke rumah masing-masing.

"Kita akan lakukan terus sampai kesadaran masyarakat terbentuk tentang pentingnya prokes (protokol kesehatan)," jelasnya.

Adapun Muryono memastikan, operasi yustisi dilakukan tidak hanya di tingkat polres, personel gabungan di tingkat polsek turut melakukan hal serupa di wilayah masing-masing.

"Jajaran polsek juga melakukan hal yang sama, menyisir tempat-tempat yang berpotensi menimbulkan kerumunan," tegasnya.

Berdasarkan data situs corona.bekasikota.go.id, angka kumulatif Covid-19 di Kota Bekasi hingga Minggu (20/6/2021) sebanyak 47.723 kasus terkonfirmasi.

Dari jumlah kumulatif itu, sebanyak 44.918 kasus dinyatakan sembuh, 2197 masih dalam perawatan atau kasus aktif dan 608 kasus Covid-19 meninggal dunia.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved