Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Tangsel

Klaster Olahraga Muncul di Tangerang Selatan, Benyamin Davnie Minta Pesepeda Jangan Menyepelekan

Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie, menyebutkan ada sejumlah klaster penularan Covid-19 yang mengakibatkan lonjakan kasus

Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Muhammad Zulfikar
TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR
Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie di Kantor DPRD Tangsel, Jalan Raya Serpong, Setu, Senin (21/6/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SETU - Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie, menyebutkan ada sejumlah klaster penularan Covid-19 yang mengakibatkan lonjakan kasus di wilayahnya.

Di antaranya adalah klaster kondangan dan klaster olahraga.

Menurut orang nomor satu di Tangsel itu, acara hajatan dan pesta pernikahan menyumbang angka kasus Covid-19 cukup signifikan.

Selain acara kondangan dan kegiatan sosial, ada juga klaster olahraga yang menyumbang penularan virus ganas itu. 

"Iya klaster kondangan, kemudian klaster kerumunan sosial, kerumunan olahraga," ujar Benyamin. 

Terkait klaster olahraga, Benyamin mengimbau kepada para pesepeda untuk waspada.

Menurutnya, gowes pun harus jaga jarak, dan tidak berkerumun saat istirahat.

"Saya minta perhatian kepada para pesepeda kemudian untuk menjaga jarak, jangan nyantai, jangan merasa seolah-olah enggak ada apa-apa, karena ada juga klaster olahraga," ujarnya.

Baca juga: Merasakan Nikmatnya Madu Segar Langsung dari Sarangnya di Hutan Kota Srengseng

Baca juga: Satu RT di Cilandak Tetap Berlakukan Mikro Lockdown, Imbas 12 Orang Positif Covid-19

Baca juga: 33 Pasien Covid-19 Dijadwalkan Menjalani Isolasi di Hari Pertama Pembukaan Rusun Nagrak

Sementara, untuk mengantisipasi penularan saat kondangan, Benyamin melarang pelaksanaan pesta pernikahan maupun sunatan dan kegiatan sosial lainnya yang berpotensi kerumunan. 

Larangan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Wali Kota nomor 443/2073/Huk yang berlaku pada 15-28 Juni 2021.

"Surat edaran yang baru, saya melarang kegiatan resepsi pernikahan atau kegiatan-kegiatan sosial," kata dia.

Warga Tangsel juga diingatkan untuk terus diaiplin menerapkan protokol kesehatan 5M, memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilisasi.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved