Breaking News:

Sensasi Menyeruput Madu Segar Langsung dari Sarangnya di Hutan Kota Srengseng Jakarta Barat

Tidak sulit untuk menyalipkan sedotan ke dalam pot madu di sarang itu. Sebab, tekstur dari sarangnya cenderung lunak dan tidak keras.

Penulis: Pebby Ade Liana | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Pebby Ade Liana
Menyeruput Madu Segar Langsung Dari Sarangnya di Hutan Kota Srengseng Jakarta Barat. 

Untuk jenis Biroi, kata Rozak tidak bisa diseruput secara langsung.

Selain karena jenis pot madu pada sarangnya yang lebih kecil, lebah jenis ini juga lebih agresif dibandingkan dengan jenis Itama dan Torasica.

Saya pun langsung mencoba untuk menyeruput madu segar dari salah satu sarang yang ada di sini.

Harum wanginya, saat Rozak mulai membuka salah satu kotak sarang madu yang ada di sini.

Menurut Rozak, bau harum tersebut berasal dari propolis pada sarang lebah berjenis Torasica.

Beberapa ekor lebah pun mulai berterbangan begitu kotaknya dibuka.

Di Hutan Kota Srengseng, pengunjung bisa melihat dan belajar secara langsung mengenai kegiatan budidaya lebah madu, serta merasakan sensasi menyeruput madu segar langsung dari sarangnya.
Di Hutan Kota Srengseng, pengunjung bisa melihat dan belajar secara langsung mengenai kegiatan budidaya lebah madu, serta merasakan sensasi menyeruput madu segar langsung dari sarangnya. (TribunJakarta.com/Pebby Ade Liana)

Namun, benar saja. Saya sama sekali tidak disengat.

Beberapa ekor lebah menempel dan hinggap di rambut juga baju.

Jika digigit, rasanya seperti gatal akibat digigit semut saja.

Tetapi sama sekali tidak menimbulkan efek seperti bentol, atau bengkak. Sarang madu lebah ini, warnanya cokelat pekat.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved