Cerita Kriminal

Suami Tunggu di Luar Kamar, Istrinya Lagi Memijat Malah Pingsan Dirudapaksa oleh 3 Pemuda

Seorang suami berinisial LUT tak menyangka istrinya NH menjadi korban rudapaksa tiga pemuda di Surabaya. Saat itu, istrinya sedang memijat tersangka.

megapolitan.kompas.com
Ilustrasi pelecehan seksual. Seorang suami berinisial LUT tak menyangka istrinya NH menjadi korban rudapaksa tiga pemuda. 

TRIBUJAKARTA.COM - Seorang suami berinisial LUT tak menyangka istrinya NH menjadi korban rudapaksa tiga pemuda.

Saat itu, LUT sedang berada di luar kamar kos harian Jalan Bratang Jaya.

Sedangkan istrinya sedang memijat pemuda di dalam kamar lantai III kos tersebut.

Peristiwa terapis pijat dirudapaksa tiga pemuda itu terjadi pada Minggu (13/6/2021).

Tiga pemuda bersatatus pengangguran itu merudapaksa terapis pijat di kamar kos harian.

Korban pun sempat pingsan hingga ditemukan suaminya yang didampingi Penjaga Kos.

Baca juga: Berdalih Suka Sama Suka, Paman Rudapaksa Keponakan Selama 7 Bulan di Belakang Orangtua Korban

Tiga pemuda yang telah ditangkap pihak kepolisian yakni Farchan Candra Prasasti alias Aloy (20), warga Jalan Pacar Keling VII, Gayub Dwi Ramadhani alias Gayub (23), warga Jalan Jolotundo Baru I, dan Valentino Mario Dwi Putra (27), warga Jalan Mojo III-F.

Kronologis

Tiga tersangka saat diperlihatkan polisi di Mapolsek Gubeng Surabaya, Jumat (18/6/2021).
Tiga tersangka saat diperlihatkan polisi di Mapolsek Gubeng Surabaya, Jumat (18/6/2021). (surya.co.id/firman)

Insiden terapis pijat dirudapaksa tiga pemuda berawal saat tersangka Gayub memesan terapis pijat melalui aplikasi Michat.

Gayub mengajak wanita asal Dusun Baduwak, Desa Karang Penang Onjur, Kecamatan Karang Penang, Sampang itu datang ke kos yang sebelumnya sudah dipesan oleh tersangka Farchan.

Sembari menunggu NH datang, ketiga tersangka sudah berada di kos harian tersebut.

Tersangka Gayub duduk di atas kursi menunggu korban.

Baca juga: Kakek Rudapaksa Cucunya Puluhan Kali Hingga Hamil, Aksi Dilakukan saat Istri Pelaku Keluar Rumah

Sementara tersangka Farchan dan Mario bersembunyi di lemari.

"Dalam kasus ini, mereka sudah merencanakan sejak awal. Salah satu pura-pura dipijat," kata Kapolsek Gubeng Kompol Akay Fahli, kemarin Jumat (18/6/2021)

Halaman
1234
Sumber: Surya
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved