Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Covid-19 Mulai Sasar Balita, Anies: Situasi Wabah Berbeda dengan Tahun Lalu

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut, penyebaran Covid-19 di ibu kota kian mengkhawatirkan.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Dionisius Arya Bima Suci
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat ditemui di Balai Kota, Selasa (22/6/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut, penyebaran Covid-19 di ibu kota kian mengkhawatirkan.

Selain penambahan kasus yang sudah menyentuh angka 5.000 per hari, kini penyebarannya pun menyasar anak di bawah usia 18 tahun.

"Ini mengkhawatirkan, perlu perhatian khusus bahwa minggu lalu kita alami kasus harian tertinggi, yaitu 5.582 kasus baru," ucapnya, Selasa (22/6/2021).

Dari jumlah itu, sebanyak 665 orang atau 12 persennya merupakan anak usia 5 sampai 18 tahun.

Baca juga: CCTV Buram, Polisi Kesulitan Ungkap Pelaku Penembakan di Kompleks Pati Polri

Kemudian, 224 orang lainnya anak balita berusia di bawah lima tahun.

"Jadi, 16 persen dari kenaikan kasus adalah anak-anak," ujarnya saat ditemui di Balai Kota Jakarta.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini pun menyebut, kasus Covid-19 yang dihadapi saat ini berbeda dibandingkan awal pandemi lalu.

Baca juga: 4 Tempat Isoman Tahap I yang Disediakan Pemprov DKI Ada di Jakarta Timur: Ini Lokasinya

Pasalnya, kini muncul beragam varian baru Covid-19 yang penyebarannya jauh lebih cepat.

"Artinya kita menghadapi situasi wabah yang berbeda dengan awal tahun kemarin. Besar kemungkiman adalah varian baru yang dengan mudah menular, termasuk kepada anak-anak," tuturnya.

Baca juga: Kasus Positif Covid-19 di DKI Jakarta Makin Melonjak, Simak 7 Tips untuk Mencegah Penularannya

Ia pun mengingatkan para orang tua untuk lebih ketat mengawasi anak dan memastikan mereka tetap berada di rumah.

"Saya berharap kepada keluarga di Jakarta lebih berhati-hati. Usahakan di rumah saja, anak-anak biarkan bermain di rumah saja demi keselamatan semuanya," tuturnya.

"Karena penanganan untuk anak-anak tentu membutihkan pendampingan orang dewasa, sehinga muncul kompleksitas yang tidak sederhana," tambahnya menjelaskan.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved