Breaking News:

Jadi DPO 3 Polres, Ganay Santai Masuk ke Rumah Korbannya: Gak Usah Panik, Saya Datang Mau Merampok

Sempat tembak sopir pribadi dan DPO di tiga Polres wilayah Jakarta, jebolan Lapas Gunung Sindur ini terciduk di rumah tante.

TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Konpers terkait pengungkapan kasus perampokan disertai penembakan dengan airsoft gun di Gang Mas Nomor 10 RT 04 RW 02, Kelurahan Balimester, Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (21/6/2021) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM,  JATINEGARA - Sempat tembak sopir pribadi dan DPO di tiga Polres wilayah Jakarta, jebolan Lapas Gunung Sindur ini terciduk di rumah tante.

Pembawaan Rizky Tazuddin alias Ganay terlihat santai saat ditanya di Mapolres Metro Jakarta Timur, Jatinegara, Senin (21/6/2021).

Dua bulan lalu, tanpa beban, remaja 24 tahun itu memaksa masuk gerbang besi setinggi dua meter rumah Susanti Teng di Balimester, Jatinegara.

"Semua enggak usah panik, semua tenang. Kedatangan saya mau merampok," ucap Ganay.

Susanti Teng dan Sofyan, sopir pribadinya, yang sempat mengobrol 15 menit, terheran-heran dengan tamu asing di depan mereka.

Baca juga: Saksi Mata Ungkap Detik-detik Pengemudi Fortuner Lepaskan Tembakan di Dekat Rumah Dinas Budi Gunawan

Dalam hati Sofyan bengong, bertanya-tanya siapa gerangan pria berperawakan tinggi dan rambut ikal tersebut. 

Di rumah dua lantai majikan Sofyan Minggu (18/4/2021) sekira pukul 09.00 WIB itu, hanya ada Susanti Teng dan dua keponakannya.

Penampakan rumah Susanti Teng di Balimester, Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (18/4/2021) pagi, yang disatroni perampok bersenjatakan airsoft gun. Lima tembakan dilesakkan pelaku berperawakan besar dan berambut ikal ke arah Sofyan, sopir pribadi Susanti Teng. Foto diambil pada Senin (19/4/2021).
Penampakan rumah Susanti Teng di Balimester, Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (18/4/2021) pagi, yang disatroni perampok bersenjatakan airsoft gun. Lima tembakan dilesakkan pelaku berperawakan besar dan berambut ikal ke arah Sofyan, sopir pribadi Susanti Teng. Foto diambil pada Senin (19/4/2021). (TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah Audina)

Sekian hari izin karena sakit pinggang, Sofyan memutuskan kembali masuk masuk karena bersiap mengantar majikannya.

Sofyan tak membayangkan akan menghadapi situasi riskan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved