Breaking News:

Rektor Ini Harus Lengser dari Jabatannya Karena Berusaha Mencium Dosen di Sebuah Hotel

Rektor berinisial RS tersebut disebut melakukan percobaan pelecehan seksual ketika hendak seorang dosen makan malam.

Editor: Erik Sinaga
Kompas.com
Ilustrasi pelecehan seksual 

TRIBUNJAKARTA.COM- Seorang rektor di Jember, Jawa Timur harus turun dari jabatannya karena berusaha mencium seorang dosen.

Rektor berinisial RS tersebut disebut melakukan percobaan pelecehan seksual ketika hendak seorang dosen makan malam.

RS adalah rektor Universitas PGRI Argopuro (Unipar) Jember. RS dilaporkan MH, suami dosen tersebut ke Yayasan Kantor Perkumpulan Pembina Lembaga Pendidikan Perguruan Tinggi (PPLP PT) PGRI Jember.

Dugaan pelecehan seksual yang dilakukan RS berlangsung di sebuah hotel di Tretes, Pasuruan.

Kejadian itu saat sang Rektor RS hendak mengajak istri MH makan dengan cara mendatangi kamarnya.

Setelah bu dosen membukakan pintu, dalam benak RS tiba-tiba ingin mencium bu dosen.

"Pada intinya saat saya mau cium dia, dia menolak. Setelah itu, saya minta maaf dan pergi. Itu kejadiannya. Tidak tahu, kok kemudian itu diramaikan. Saya akui saya khilaf, dan saya sudah minta maaf," ujar RS.

Rektor RS mengaku, tidak sampai mencium bu dosen yang sudah bersuami itu. Dia juga sudah berupaya minta maaf.

Dugaan pelecehan sekaual itu berlangsung saat pendidikan dan pelatihan dosen kampus Unipar di Tretes, Pasuruan.

Kegiatan itu diikuti oleh sejumlah orang, termasuk bu dosen (istri MH) dan RS.

Halaman
1234
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved