Breaking News:

Cerita Kriminal

Mantan Juara Kelas Dibunuh di Kamar, Status dan Permintaan Terakhir Isyaratkan Kematian: Pergi Jauh

Mantan juara kelas semasa sekolah dibunuh di kamarnya. Status dan permintaan terakhirnya seolah isyaratkan kematian.

Editor: Elga H Putra
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Ilustrasi mayat. Mantan juara kelas semasa sekolah dibunuh di kamarnya. Status dan permintaan terakhirnya seolah isyaratkan kematian. 

Ngatini melihat bahwa sang anak sedang dikeroyok oleh lima orang itu.

Melihat buah hatinya dikeroyok, Ngatini berupaya meminta tolong.

Namun karena sudah malam maka tak ada yang mendengar teriakan itu hingga membuatnya bergegas ke rumah Ketua RT.

Setelah pulang dari rumah Pak RT, dia melihat tiga orang lainnya keluar rumah.

Hanya tersisa dua orang yang tampak memegang tubuh korban.

"Dua teman korban itu bilang korban dibiarkan tidur saja jangan diganggu," paparnya Ngatini dilansir dari Tribun Jateng, Rabu (23/6/2021).

Proses evakuasi Korban dugaan pembunuhan Wiwin Aleyong Saputra (27) alias Keong Korban warga RT 4 RW 8 Kampung Kedungsari, Rowosari, Tembalang, Selasa (22/6/2021).
Proses evakuasi Korban dugaan pembunuhan Wiwin Aleyong Saputra (27) alias Keong Korban warga RT 4 RW 8 Kampung Kedungsari, Rowosari, Tembalang, Selasa (22/6/2021). (Istimewa via Tribun Jateng)

Lantaran mengenal dua teman anaknya itu, Ngatini percaya begitu saja atas perkataan dua orang tersebut.

Ngatini mengira anaknya benar-benar tidur sehingga dia pun melanjutkan tidurnya hingga pada esok paginya dia begitu terkejut saat hendak membangunkan Keong rupanya sang anak telah terbujur kaku.

Diteror Tengah Malam

Sebelum membangunkan anaknya yang disebut sedang tertidur, Ngatinu menyebut di malam Selasa itu dia mendapat banyak teror di rumahnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved