Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Tangerang

Naik Sangat Drastis, Sehari Ada 16 Orang di Kabupaten Tangerang Meninggal Dunia karena Covid-19

Angka kematian karena Covid-19 di Kabupaten Tangerang meningkat drastis. sehari rata-rata ada 16 jenazah pasien Covid-19 dimakamkan di TPU Buni Ayu.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Wahyu Aji
ISTIMEWA/PEMKOT TANGERANG
Lokasi pemakaman khusus korban Covid-19 berlokasi di tempat pemakaman umum (TPU) di Desa Buni Ayu, Kecamatan Sukamulya Kabupaten Tangerang seluas 3.000 meter persegi. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Angka kematian karena Covid-19 di Kabupaten Tangerang meningkat drastis.

Kepala Bidang Pemakaman, Dinas Perumahan, Pemukiman dan Pemakaman (DPPP) Kabupaten Tangerang, Dadan Darmawan mengatakan, dalam sehari rata-rata ada 16 jenazah pasien Covid-19 dimakamkan di TPU Buni Ayu.

TPU Buni Ayu sendiri merupakan lokasi pemakaman yang disediakan Pemerintah Kabupaten Tangerang khusus jenazah Covid-19.

"Biasanya sebelum lebaran kita hanya memakamkan satu hingga dua jenazah saja, itu pun tidak setiap hari," ujar Dadan saat dihubungi, Rabu (23/6/2021).

"Data saat ini melonjak cukup tinggi, bisa sampai 16 jenazah perharinya," imbuh dia lagi.

Kata Dadan, hal tersebut dibarengi dengan menggilanya kasus Covid-19 selepas Hari Raya Idulfitri 1442 H.

Baca juga: 418 Kasus Kematian Akibat Covid-19 di Tangsel Didominasi Lansia, Wali Kota: Mereka Prioritas Vaksin

Baca juga: 3 Karyawannya Positif Covid-19, Satpol PP Tutup Sementara K-Mart Grand Wijaya Selama 3 Hari

Bahkan menurutnya, tren saat ini jauh lebih tinggi dibandingkan pada awal tahun 2020.

"Kalau saat tahun 2020 pas awal virus itu muncul paling banyak kita makamkan lima jenazah dan awal-awal tahun 2021 juga segitu," terang Dadan.

Menurutnya, ketersediaan lahan di TPU Buni Ayu masih sangat cukup.

Pemerintah Kabupaten Tangerang sendiri menyediakan lahan seluas 60 hektare khusus jenazah Covid-19.

"Untuk lahan masih cukup, hanya saja memang angkanya yang tinggi," ungkap Dadan.

Dari puluhan hektare itu telah terisi 698 lubang yang mana total keseluruhan dapat menyediakan sampai 1.000 lubang.

"Kita sediakan 1.000 keterisian 689 jenazah atau lubang. Nantinya kalau sudah penuh, kami akan menambah lagi di lahan yang masih tersedia. Semoga saja tidak penuh dam terhenti," harap Dadan.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved