Breaking News:

Sabu Seberat 680 Gram Senilai Ratusan Juta Rupiah Digagalkan Peredarannya di Tangerang

Polres Metro Tangerang Kota berhasil mengamankan peredaran 680 gram narkotika jenis sabu di kuburan China

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Erik Sinaga
Istimewa
Polres Metro Tangerang Kota berhasil mengamankan peredaran 680 gram narkotika jenis sabu di kuburan China Tanah Cepe, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Selasa (22/6/2021) tengah malam. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Polres Metro Tangerang Kota berhasil mengamankan peredaran 680 gram narkotika jenis sabu di kuburan China Tanah Cepe, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang.

Barang haram tersebut didapatkan pada Selasa (22/6/2021) tengah malam.

Kasatnarkoba Polres Metro Tangerang Kota AKBP Pratomo Widodo mengatakan, sabu tersebut senilai ratusan juta rupiah.

"Kita melakukan pengungkapan kasus narkoba jaringan antar kota yang dipasok dari Bekasi melalui seorang kurir inisial SD untuk diedarkan di Kota Tangerang," jelas Pratomo di lokasi.

Saat dibekuk, pelaku kedapqran membawa tiga paket sabu yang total beratnya mencapai 680 gram siap edar.

Baca juga: 3 Fakta Bocah 2,5 Tahun Terseret Arus Selokan di Jagakarsa: Hilang 2 Hari, Jasad Ditemukan di Jakbar

"Dari barang bukti yang ditemukan, sebanyak 300 gram telah diedarkan dengan sistem tempel. Karena dari pengakuan SD, sebelumnya turun satu milogram dari Bekasi," terang Pratomo.

Pihaknya pun terus mengejar sisa dari sabu yang berhasil diedarkan sebelumnya.

Baca juga: Rencana Kenaikan Tarif Parkir, Wagub DKI: Tarif Parkir Terus Meningkat di Seluruh Dunia

Hal tersebut bermaksud untuk mengetahui kurir lainnya dan bandar dari jaringan ini.

"Anggota saat ini terus melakukan penyelidikan, untuk mencari tau siapa dan kemana barang tersebut diedarkan. Semoga bisa terungkap," ujar Pratomo.

Baca juga: TIKI Buka Lowongan Kerja Jakarta Lulusan S1, Buruan Cek Syarat dan Pendaftaran di Sini

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka SD alias Ompong dijerat dengan Pasal 114 Ayat (2) subsider Pasal 112 Ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Dia juga diancam hukuman minimal 15 tahun penjara.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved