Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Sejumlah ASN Positif Covid-19, Pelayanan di Pemkot Jakarta Pusat Ditutup Sementara

Aparatur sipil negara (ASN) yang bekerja di kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat dinyatakan positif Covid-19. 

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Wahyu Aji
TribunJakarta.com/Muhammad Rizki Hidayat
Wakil Wali Kota Jakarta Pusat, Irwandi, saat diwawancarai ihwal kapan pertama kalinya berpuasa, di kantornya, Senin (19/4/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bekerja di kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat dinyatakan positif Covid-19. 

Demikian dikatakan Wakil Wali Kota Jakarta Pusat, Irwandi, saat dikonfirmasi Wartawan, Rabu (23/6/2021).

"Betul (ASN di Pemkot Jakarta Pusat positif Covid-19)," kata Irwandi, melalui telepon.

Dia mengatakan, sejumlah pelayanan di kantor Pemkot Jakarta Pusat juga dihentikan sejak Senin (21/6/2021) hingga Kamis (24/6/2021).

Irwandi menjelaskan, pelayanan yang ditutup ini ini berada di ruangan Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Jakarta Pusat, Blok C kantor Pemkot Jakarta Pusat

Kemudian gedung Blok A Pemkot Jakarta Pusat yang terdapat ruang Subag Rumah Tangga dan Bagian Pemerintahan, Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat.

Baca juga: Penumpang Disampingnya Mendadak Kejang Lalu Meninggal, Sopir Angkot di Bekasi: Bang Udah Sampai

Baca juga: Panglima TNI-Kapolri Tinjau Vaksinasi di Terminal Penumpang Pelabuhan Tanjung Priok

Hingga kini, lanjut Irwandi, seluruh ruangan di kantor Pemkot Jakarta Pusat rutin disemprotkan cairan disinfektan.

Beberapa pegawai di sana pun diizinkan bekerja dari rumah atau work from home (WFH).

Sementara itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga memperpanjang Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro selama 14 hari sejak 22 Juni-5 Juli 2021.

Hal tersebut tertuang dalam Keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 796 tahun 2021.

"Kenaikan kasus Covid-19 yang secara signifikan terjadi akhir-akhir ini di DKI, membuat kami akhirnya harus membuat keputusan serius untuk segera menekan penyebaran virus," kata Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan, dalam keterangan resminya, Rabu (23/6/2021).

"Maka ada beberapa penyesuaian terkait jam operasional, kapasitas, dan regulasi lainnya di-sebelas sektor kegiatan warga," kata Anies. (*)

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved