Breaking News:

Walikota Gibran Sebut Anak-anak Perusak Makam Akan Dibina, Guru-guru Dirposes

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengatakan anak-anak pelaku perusakan makam akan dibina

Editor: Erik Sinaga
TRIBUN JATENG/MUHAMMAD SHOLEKAN
Warga mendata makam yang diduga dirusak oleh anak-anak di kompleks pemakaman Cemoro Kembar, Mojo, Pasar Kliwon, Senin (21/6/2021). 

TRIBUNJAKARTA.COM, SOLO - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengatakan anak-anak pelaku perusakan makam di kompleks pemakaman Cemoro Kembar, Mojo, Pasar Kliwon akan dibina.

Walau demikian, para guru anak-anak tersebut, dikatakan Gibran harus tetap diproses.

Putra sulung Presiden Joko Widodo itu menyampaikan, pihak keluarga atau ahli waris sudah bertemu dengan pihak tempat belajar anak-anak itu.

"Pihak sekolah (tempat anak belajar ngaji, red) juga sudah bersedia mengganti dengan yang baru," ucapnya, Selasa (22/6/2021).

Namun, lanjut Gibran, prosesnya tidak sampai di situ.

Anak-anaknya ke depannya juga harus dibina.

"Guru-gurunya gimana? Itu kan harus diproses juga. Sekolahnya apakah sudah berizin? Kok selama penutupan seperti dia bisa pembelajaran tatap muka (PTM, red)," ungkapnya.

Gibran bahkan mempertanyakan izin pembelajaran tatap mukanya seperti apa.

"Yang lain tutup kok dia sudah PTM. Yang jelas itu anak-anaknya akan kami bina. Harus diluruskan mindset-nya," tuturnya.

Sementara, Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak menyampaikan, pihaknya akan tetap melaksanakan penegakan hukum.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved